Tiga Hakim Ikut Penyuluhan Penanganan Teroris, Beberapa Sidang Ditunda

oleh -628 views

garudaonline, Medan | Tiga hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri (PN) Medan mengikuti penyuluhan penanganan kasus terorisme di Hotel Grand Aston, Medan, Kamis (3/11/2016). Atas hal itu, beberapa kasus yang diadili hakim tersebut terpaksa ditunda. Hal ini dibenarkan oleh Humas PN Medan, Erintuah Damanik.

“Iya benar, ada tiga hakim yang mengikuti penyuluhan kasus terorisme di Grand Aston. Kebetulan ketiga hakim ini ada menyidangkan beberapa kasus hari ini (Kamis),” kata Erintuah saat ditemui wartawan.

Namun, Erintuah tidak mengetahui siapa aja ketiga hakim tersebut. Dari data yang diterima wartawan, kasus yang ditunda yakni dugaan aborsi di Binjai, dugaan pembunuhan terhadap Dosen Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Hj Nurain Lubis (54) dengan terdakwa Roymardo Sah Siregar dan lainnya.

“Pokoknya perkara yang diadili oleh ketiga hakim itu, sidangnya akan ditunda. Karena acaranya sudah dua hari,” sebut hakim yang menangani perkara Pidana Umum (Pidum) itu. Menurut Erintuah, bukan hanya dari PN Medan yang diundang dalam acara tersebut.

Melainkan pihak kepolisian dan kejaksaan juga turut serta. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Taufik.

“Ada juga beberapa jaksa yang mengikuti penyuluhan penanganan terorisme dari BNPT,” ujar Taufik saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (Endang)

Berikan Komentar