Wali Kota Medan Sebut BPJS Bebani APBD

oleh -228 views

garudaonline, Medan | Wali Kota Medan, HT Dzulmi Eldin menyatakan program Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS), cukup membenani APBN maupun APBD. Karena itu, dia meminta sebelum sakit lebih baik masyarakat melakukan pencegahan.

“Jadi lebih baik jaga pola hidup bersih dan sehat, terutama di lingkungan keluarga dan tempat tinggal. Tularkan pola hidup bersih dan sehat ini kepada masyarakat luas melalui upaya-upaya yang terkoordinasi,” kata Eldin pada puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-52 Tingkat Kota Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (26/11/2016).

Eldin meminta agar seluruh tenaga kesehatan mulai dari tingkat posyandu, puskesmas pembantu, puskesmas, klinik dan rumah sakit memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif. Jangan hanya menunggu masyarakat datang berobat, tetapi turun langsung ke masyarakat untuk melakukan pelayanan yang cepat dan efektif.

“Kita harap akses masyarakat kepada layanan kesehatan menjadi semakin baik. Selain itu, puskesmas maupun puskesmas pembantu harus mampu menjadi tempat pelayanan kesehatan dasar yang memberikan solusi terhadap segala permasalahan kesehatan yang dialami warga Medan,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, pembangunan kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemko Medan. Selama lima tahun terakhir, Pemko Medan mengalokasikan kurang lebih 11-14 persen APBD Medan untuk urusan kesehatan, lebih dari yang diamanatkan undang-undang yakni 10 persen.

“Peringatan Hari Kesehatan ini harus menjadi momentum menyuarakan kepada masyarakat agar bangkit dan mulai meninggalkan upaya kesehatan yang bersifat kuratif menuju upaya kesehatan yang didominasi semangat preventif dan promotif,” urainya.

Di samping peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan ketersediaan obat, lanjut Eldin, kapasitas sumber daya manusia kesehatan juga terus dibenahi. Pemko juga fokus pada program peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, baik fasilitas di tingkat dasar, antara lain perbaikan puskesmas dan relokasi puskesmas.

“Selain itu, pembenahan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan rujukan terus didorong agar sarana seperti di RS Pirngadi semakin memadai dan pelayanan kesehatan terstandarisasi. Kita juga segera membangun RS Tipe C di Kecamatan Medan Labuhan yang Insya Allah dapat beroperasional di tahun 2018,” paparnya.

Kadis Kesehatan Kota Medan, drg Usma Politan menyampaikan, peringatan yang bertemakan ‘Masyarakat Kota Medan Hidup Sehat, Indonesia Kuat’ ini bertujuan meningkatkan semangat kepedulian, komitmen dan gerakan nyata untuk pembangunan kesehatan di Medan.

“Di samping itu, kita juga ingin menyampaikan pesan, bahwa sehat itu harus dijaga dengan bergaya hidup sehat, berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional, sehingga nantinya akan terbangun kemandirian masyarakat Medan yang sadar kesehatan,” jelas Usma. (Fidel)

Berikan Komentar