Wali Kota Medan Serahkan Sertifikat Tanah Prona di Medan Marelan

oleh -369 views
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menyerahkan sertifikat Prona secara simbolis kepada masyarakat di Marelan, Kamis (1/12/2016).

garudaonline – Medan | Sebanyak 2 ribu sertifikat bidang tanah Prona diserahkan kepada masyarakat Kecamatan Medan Marelan, Kamis (1/12).

Penyerahan sertifikat secara simbolis itu dilakukan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin didampingi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut, Bambang Priono dan Kepala Kantor BPN Medan Syaiful SP MH di Kantor Lurah Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan.

Eldin dalam sambutannya, meminta masyarakat yang telah mendapatkan sertifikat tanah Prona dari BPN Sumut dan Medan itu harus menjaga dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

“Gunakan sertifikat itu untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” pinta Eldin.

Dia menyebut, program pemerintah ini terus dilakukan sebagai fasilitas dalam mendapatkan sertifikat tanah.

“Saat ini apa yang diinginkan masyarakat Medan sudah memilikinya dan dibuktikan dalam pengesahan sertifikat. Saya berharap sertifikat itu digunakan untuk kepentingan diri sendiri,” harapnya.

Namun, Eldin mengaku anggaran pemerintah pusat masih terbatas untuk memenuhi sertifikat di seluruh Indoensia.

“Fasilitas yang diberikan pemerintah kota Medan harus dikelola¬† masyarakat dengan baik dan benar,” ujarnya.

Menurutnya, Prona itu akan menjadi program daerah agar BPN Sumut dan Medan lebih nyaman dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Swadaya masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendapatkan sertifikat tanah. Kepentingan masyarakat harus didukung. Tidak hanya warga Pemko Medan, yang bermitra juga boleh melakukannya,” katanya.

Ke depannya, terang Eldin, dalam pengurusan sertifikat tanah Prona akan digratiskan untuk membantu masyarakat dalam pengurusan sertipikasi tanah. “Jadi kepada Lurah dan Camat tidak boleh memungut biaya,” tegas Eldin.

Sementara Kepala BPN Medan, Syaiful SP MH mengatakan, penyerahan sertifikat sebagai legalisasi aset prona kepada masyarakat. Masing-masing yang berhak mendapatkannya, yakni dari Usaha Kecil Menengah (UKM) 50, nelayan 50 bidang sertifikat tanah, instansi pemerintah/BUMN 8, Pemko Medan 24, HKBP 23 bidang dan wakaf 1 bidang sertipikat tanah.

“Penyerahan sertipikat tanah kepada masyarkat, BPN Medan telah mengundang pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membantu keuangan masyarakat lemah menjadi meningkat,” ujarnya.

Sedangkan Kakanwil BPN Sumut, Bambang Priono SH MH, menyampaikan, penyerahan sertipikat tanah menyangkut barang milik negara sudah dilakukan Wali Kota Medan kepada masyarakat Medan Marelan dan Belawan.

“Pada tahun 2025 setiap bidang tanah di Indonesia akan terdaftar atau bersertifikat untuk penggunaannnya,” ujarnya. (g/10)

Berikan Komentar