Mobil Tercebur Dari Rakit, Satu Keluarga Tewas Tenggelam

oleh -413 views

garudaonline, Medan: Lima orang tewas dan dua lainnya hilang terbawa arus setelah mobil yang ditumpangi tercebur ke dalam Sungai Wampu di Dusun V Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Jumat (18/1/2019). Saat itu mobil four wheel drive (4WD) merek Daihatsu Taft yang mengangkut satu keluarga ini menyeberang menggunakan rakit.

Kelima korban tewas yakni Suyadi Kudo Kusmono (68) pemilik mobil. Lalu Sarimem (78), Sujoko Arta Winata alias Tata ( 4), Riski (9) serta April (4). Sedangkan korban yang masih hilang akibat terbawa arus adalah Kliwon (50) dan istrinya Nurhayati (48).

“Saya dapat info, mereka mau ke Mandailingnatal, mengantarkan Kliwon pindah rumah. Dua orang lainnya hanyut dibawa arus sungai dan belum ditemukan,” kata Kepala Dusun V Desa Stungkit, Sunardi.

Sementara itu, Wardi (45) warga sekitar menduga, penyebab terceburnya mobil karena pengemudi toba – tiba menginjak pedal gas saat akan mematikan mesin sehingga menimbulkan getaran yang membuat mobil berjalan saat berada di atas rakit.

“Korban semua warga sini. Mobilnya tadi langsung terjun ke sungai,” jelas Wardi

Saat kejadian, masyarakat panik dan berusaha menyelamatkan para korban. Mobil baru bisa dievakuasi oleh petugas dan masyarakat sekira pukul 15.00 WIB. Saat ini, jasad korban dibawa ke rumah duka yang berada di Dusun V dan Dusun VII Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Para korban rencananya akan dikebumikan, Sabtu (19/1/2019).

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat Iwan Syahri mengatakan, saat ini belasan Personil dari BPBD Langkat tengah menyisir Sungai Wampu, guna mencari dua korban yang masih hilang. Ada 12 personel yang diturunkan ditambah bantuan masyarakat sekitar.

“Personel menyisir Sungai Wampu dengan menggunakan perahu karet,” ungkapnya.

Begitu pun pihaknya terus bekerjasama dengan warga sekitar hingga kedua korban yang hanyut bisa ditemukan. Untuk itu, BPBD Langkat akan mendirikan tenda darurat di sekitar lokasi tenggelamnya mobil tersebut.

“Air Sungai Wampu saat ini sedang deras. Karena di lokasi juga sedang turun hujan. Air sungai juga sedang keruh,” ucapnya. (dfnorris)

Berikan Komentar