Napi Lapas Lambaro Kabur, Polda Sumut Perketat Penjagaan Perbatasan

oleh -260 views

garudaonline, Medan: Kaburnya 113 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lambaro menjadi PR baru bagi Kemenkumham. Hingga kini tercatat baru 23 napi yang sudah ditangkap kembali.

Akibat dari kaburnya Napi pada Kamis (29/11), kepolisian di daerah sudah memerintahkan agar memperketat keamanan Lapas. Seperti yang dilakukan Polda Sumatera Utara.

“Bapak Kapolda memerintahkan seluruh jajaran di Polres untuk memperketat keamanan Lapas di daerahnya. Kita tidak mau kejadian Lambaro terulang,” kata Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (30/11).

Selain itu, Polda Sumut juga memperkuat daerah perbatasan dengan Aceh. Mereka akan membantu melakukan pencarian terhadap Napi yang kabur.

“Kita perkuat daerah perbatasan di Langkat dan kawasan Aceh Tenggara yang berbatasan dengan Sumut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan, insiden tersebut terjadi pada saat napi hendak melaksanakan salat Magrib. Ketika itu, ada warga binaan yang melakukan provokasi kepada napi lain untuk kabur.

“Mereka kemudian terpengaruh. Napi membobol tembok lapas. Masalah motifnya sedang kita dalami,” ujar dia, Jumat (30/11).

Ade mengungkapkan, pihaknya sudah menangkap sejumlah napi yang melarikan diri. “Sekitar 23 orang napi sudah tertangkap, mudah-mudahan nanti siang bertambah lagi,” jelas dia.

Dia menambahkan, pihak lapas dibantu aparat TNI dan kepolisian saat ini terus menyisir wilayah Aceh untuk mencari puluhan napi lainnya.

Sebelumnya, beberapa warga binaan meminta melaksanakan salat magrib berjamaah sekitar pukul 18.30 WIB pada Kamis (29/11) kemarin.

Namun waktu beribadah tersebut dimanfaatkan oleh beberapa orang narapidana untuk memprovokasi narapidana lainnya untuk melarikan diri dari Lapas Kelas II A Banda Aceh. Mereka menjebol pagar ornames pemisah kantor utama dengan blok atau taman kunjungan. (voskie)

Berikan Komentar