Kapolri dan Panglima TNI Kunjungi NTT Cek Kesiapan Pengamanan Nataru

oleh -925 views

garudaonline – Kupang | Kapolri Jenderal Pol. Drs. Idham Azis, M.Si bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengecek kesiapan anggota TNI dan Polri dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.

Dalam kegiatan tersebut Kapolri dan Panglima TNI langsung mengunjungi Mapolda NTT untuk melaksanakan rapat bersama pejabat utama jajaran TNI Polri di wilayah NTT.

Karo Ops Polda NTT menyampaikan laporan tentang kesiapan Polda NTT dalam pengamanan Nataru 2020.

Pengamanan Nataru di wilayah Polda NTT dimulai pada 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 dengan nama “Ops Turangga Lilin”.

Dalam pengamanan ini ada beberapa ancaman yang diutamakan, di antaranya terorisme, harga dan ketersediaan panga, arus mudik, bencana alam, kejahatan komvensional, dan laka.

Jumlah personel Ops Lilin Turangga 2019 berjumlah 5.105 personel, dengan jumlah Polri 2.469 personel dan TNI dengan instansi terkait 2.636 personel.

Yang mencakup 16 Polres di wilayah Polda NTT, jumlah Gereja 2734 diantaranya 100 Gereja Prioritas, 50 Pos Pengamanan, dan 26 Pos Pelayanan.

Kapolri dalam rapat tersebut menyampaikan Polri dan TNI bertanggung jawab memberikan pengawalan terhadap jalannya hari natal dan tahun baru, untuk kenyamanan saudara kita yang melaksanakannya.

Kemudian Kapolri juga menjelaskan, untuk mewujudkan kenyamanan tersebut melibatkan semua komponen masyarakat baik TNI, Polri, juga dengan Pemerintah Daerah.

“TNI Polri harus bangun terus soliditas, karena Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia ada di pundak TNI Polri,” tegas Kapolri.

Kapolri juga mengucapkan selamat natal dan tahun baru kepada seluruh anggota TNI Polri dan keluarga yang merayakannya.

Panglima TNI dalam pengarahannya menyampaikan, sinergi TNI Polri dalam pengamanan Nataru merupakan kunci dasar kesuksesan jalannya pengamanan.

Juga merupakan alat persatuan dan kesatuan untuk Indonesia maju. Tetap harmonis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Panglima TNI juga menyampaikan sebelum berangkat tugas agar meminta restu kepada keluarga maupun orang tua, agar pengamanan dapat berjalan dengan lancar.

Selesai pelaksanaan rapat, Kapolri dan Panglima TNI melalukan peninjauan di antaranya pos pengamanan di Gereja Koinonia, Kupang dan pos pengamanan Gereja Katedral Katholik Kristus Raja.

(rel/g.01)

Berikan Komentar