Nawacita Jokowi Terkendala RPJMN Era SBY

oleh -850 views

garudaonline, Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengklaim kesulitan yang dihadapi Presiden Joko Widodo dalam menjalankan visi dan misi, termasuk Nawacita, terkait dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang disusun di Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu menjadi salah satu topik pembahasan dalam rapat sekretaris jenderal (sekjen) sembilan partai politik pengusung Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Sabtu (4/8).

“Tadi disampaikan juga kesulitan-kesulitan Jokowi, misalnya visi misi dengan Nawacita-nya ternyata RPJMN-nya masih disusun waktu pemerintahaan SBY,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers usai rapat di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat.

RPJMN adalah perencanaan pembangunan nasional untuk periode lima tahun. Isinya merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program presiden. RPJMN menjadi pedoman pemerintah dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah.

Hasto menuturkan partai koalisi pendukung Jokowi akan membahas hal tersebut lebih lanjut dalam penyusunan Nawacita jilid II dengan mempertajam kerja sama antarpartai politik demi menghadirkan tata pemerintahan yang lebih efektif.

Dia melanjutkan dalam pertemuan Sabtu malam, para sekjen parpol juga membahas persoalan bangsa lainnya yang perlu dijawab lewat Nawacita jilid II.

Selain itu, menurutnya, partai koalisi pun membahas visi Indonesia hingga 2045 agar berkesinambungan dengan Nawacita yang menjadi visi dan misi Pemerintahan Jokowi saat ini.

“Sehingga ini menjadi satu nafas, yang sudah diciptakan Jokowi ada sembilan yang sudah dibahas dan kami bicara tentang visi ke depan 2045 itu sehingga satu nafas dengan Nawacita 1.

Sementara itu, Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menyampaikan penyusunan program Nawacita jilid II akan mengacu pada hasil evaluasi pada Nawacita yang berjalan saat ini.

Menurutnya, Nawacita jilid II akan membawa konsep perubahan dengn tetap melanjutkan program-program yang telah berjalan saat ini seperti seperti program insfratruktur dan pengembangan sumber daya manusia.

Lihat juga: Anak Buah Sri Mulyani Bantah Data Kemiskinan ala SBY
“Notabene hampir sama karena kami, kan, mengevaluasi dari program lalu terus ada progress ke depan hal-hal yang baru,” katanya.

Berikan Komentar