Over Kapasitas dan Cuaca Buruk Sebabkan KM Sinar Bangun Tenggelam

oleh -997 views

garudaonline – Simalungun | Insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di wilayah perairan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara disebabkan kapal over kapasitas dan cuaca buruk.

Kapal yang dinakhodai oleh Poltak Guri Tua Sagala itu diduga mengangkut 208 penumpang ditambah sekitar 60 unit sepeda motor.

“Hasil penyelidikan dan penyidikan terhadap nakhoda serta ABK dan beberapa saksi korban termasuk warga yang mengetahui, kapal kelebihan penumpang dan cuaca buruk,” ujar Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan SIK MH, Kamis (21/6/2018).

Ia mengatakan hingga hari keempat pascatenggelamnya KM Sinar Bangun, tim pencari dan masyarakat telah berhasil menemukan sekitar 24 korban dimana 21 orang di antara selamat dan 3 lainnya meninggal dunia.

Dari 3 korban meninggal, baru 2 yang teridentifikasi atas nama Tri Suci Wulandari warga Aceh Tamiang dan Fahrianti warga Binjai.

“Validas data terakhir yang belum ditemukan sekitar 184 orang. Yang selamat 21 orang, sedangkan yang meninggal dunia 3 orang, 2 sudah diketahui identitasnya 1 lagi belum,” terang Liberty.

“Muatannya lebih dari 200 manusia ditambah sekitar 60 kendaraan roda dua, sudah overload,” tuturnya.

“Sesuai informasi yang diketahui memang cuacanya sangat buruk, ombak yang datang dari sebelah kiri, pada saat dia lurus dan menghadapi benturan lalu kapal jatuh,” tambahnya.

Hingga saat ini, petugas gabungan Basarnas, TNI-Polri dan masyarakat masih terus melakukan pencarian korban dengan melakukan penyisiran di permukaan Danau Toba dan dengan menyelam.

(g.01)

Berikan Komentar