Pasar Tumpah dan Solusi yang Cerdas, Kita Jago Medan Kondusif

oleh -973 views
Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi (KBP) Dadang Hartanto, S.H., S.IK., M.Si mengunjungi Pasar Baru Seksama, Medan

garudaonline – Medan | Permasalahan pasar tumpah merupakan permasalahan yang kompleks. Ada dua kepentingan yang saling berhadapan.

Satu sisi adalah kepentingan pedagang mencari nafkah atau mata pencarian, sedangkan disisi lainnya adalah hak pemakai jalan dalam menggunakan jalan serta keselamatan di jalan yang harus diatur dan dijaga.

Kapolrestabes Medan melaunching door prize di Pasar Baru Seksama

Berdasarkan perspektif pedagang tentu ingin berdagang dan laku dagangannya, namun tentu dalam pelaksanaanya tidak boleh melanggar aturan, menggaggu ketertiban dan kenyamanan umum.

Oleh karena itu ada aturan-aturan yang harus dipenuhi, salah satunya berdagang pada tempat yang disediakan.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini membacakan nomor kupon door prize

Pasalnya, bila tidak diatur atau ada pembiaran maka akan banyak orang yang berdagang dari seluruh penjuru wilayah Medan dan sekitarnya dapat berdagang disembarang tempat, bahkan di jalan-jalan utama.

Akibatnya masyarakat pemakai jalan lainnya dirugikan bahkan apabila kewaspadaan tidak dijaga dapat terjadi kecalakaan yang menimbulkan korban. Selain itu tumbuhnya pasar tumpah akan ada pungli dan praktik premanisme.

Permasalahan ini perlu diltemukan solusinya. Studi kasus pada pasar tumpah Simpang Limun, Medan, ada pedagang yang berjualan di pinggiran Jalan Sisingamangaraja, Medan harus dipindahkan.

Pemindahan harus dilakukan dengan solusi yang tepat, salah satunya dengan menempatkan pada tempat baru yang reperesentatif.

Berbagai pihak harus bekerja sama untuk melakukan pemindahan ini. Polrestabes Medan, Pemko Medan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan bekerjasama dengan koperasi, pedagang, dan pembeli harus bekerjasama agar pemindahan tersebut dapat berjalan dengan lancar.

Kerjasma ini ternyata menghasilkan pemindahan pasar yang solutif. Hal tersebut nampak dari banyaknya pedagang yang pindah ke Pasar Baru di Jalan Seksama, Medan.

Pedagang yang berjualan di sepanjang pinggiran Jalan Sisingamangaraja sebanyak 190, Kamis, 30 Agustus 2018 pertama kali dipindahkan, yang berjulan di Pasar Baru Seksama sebanyak 70 pedagang.

Pedagang mengeluhkan bahwa pembeli ditempat baru tidak ada. Permasalahan langkahnya pembeli oleh Polrestabes Medan direspon dengan menyelenggarakan door prize dengan hadiah yang menarik seperti sepeda motor, sepeda, TV, dan alat rumah tangga lainnya.

Door prize telah dilaunching pada Rabu, 12 September 2018 pukul 06.00 WIB di Pasar Baru Seksama. Door prize menjadi daya tarik sehingga pembeli semakin bertambah banyak dan penjual tertarik juga berjualan di tempat yang baru. Berdasarkan catatan yang dihimpun, Rabu 12 September 2018 sudah bertambah menjadi 120 pedagang.

Langkah solusi yang baik ini diharapkan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggir jalan. Langkah ini juga dapat menjadi contoh dalam menangani pasar tumpah lainnya.

Kalau tidak sekarang kita menata pasar tumpah ini kapan lagi harus dilakukan. Medan akan semakin tertib, indah dan nyaman akan menarik mendorong kemajuan kota yang lebih baik. Mari kita jaga kota Medan ini karena Medan Rumah Kita. Kita Jago Medan Kondusif.

Berikan Komentar