Pasca Eksomasi, Petugas Bekuk Pelaku Pembunuhan di Medan

oleh -260 views

garudaonline, Medan: Pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Nurhayati (38), warga jalan Sisingamangaraja, gang Masjid, kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota akhirnya terungkap.

Pelaku ditangkap Personel Tim Pegasus Sat Reskrim Polrestabes Medan di kediamannya, di lokasi yang sama dengan Nurhayati. Namun ketika akan dibekuk, pelaku yang bernama Abdul Hadi alias Dedek (32) mencoba melawan petugas, dan saat itu juga pelaku dihadiahi timah panas di kaki.

Dalam keterangannya Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira menyampaikan, pengungkapan kasus ini bermula setelah pihaknya terlebih dahulu melakukan eksomasi terhadap jenazah korban, pada Sabtu (16/3), sementara korban ditemukan tewas, pada Minggu (10/2/).

Ia menjelaskan, eksomasi merupakan penggalian mayat atau pembongkaran kubur oleh pihak berwenang untuk dilakukan otopsi dan dilakukan pemeriksaan forensik untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Dari hasil otopsi diketahui penyebab kematian korban adanya pendarahan di otak akibat benturan di kepala dan bekas memar di bagian leher,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (15/4/2019).

Putu melanjutkan, dari situ polisi mendapati bukti kalau korban meninggal dunia karena dibunuh, sehingga kemudian dilakukan penyelidikan untuk mencari pelakunya.

“Dari pemeriksaan saksi, diketahui bahwa pelaku pembunuhan tersebut adalah orang dekat yang sering ke rumah korban,” jelasnya.

Tak lama kemudian, terang Putu, pihaknya pun berhasil mengidentifikasi identitas pelaku pembunuhnya bernama Abdul Hadi alias Dedek. Sehingga kemudian pihaknya membekuk pelaku di kediamannya yang juga di Jalan Sisingamangaraja, Gang Masjid, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, pada Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 20.30 WIB.

“Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya telah membunuh korban karena sakit hati. Pembunuhan itu dilakukannya dengan cara memiting dan mencekik leher korban dari belakang, serta membenturkan kepalanya ke lantai kamar dengan menekan kepala korban. Lalu tubuh korban diangkat ke atas tempat tidur dan diselimuti dengan kain, selanjutnya pelaku melarikan diri dari pintu samping rumah korban,” pungkasnya. (Voshkie)

Berikan Komentar