Pasca-gempa, 1.400 Personel Polri Diturunkan Antisipasi Penjarahan di Palu

oleh -1.536 views

garudaonline – Palu | 1.400 personel dari Polda jajaran dan Mabes Polri dikirim untuk membantu penanganan gempa tsunami yang melanda Palu dan Donggala.

Personel juga diturunkan untuk melakukan penjagaan di SPBU, mini market maupun gudang-gudang sembako, sehingga tidak terjadi perjarahan.

“Lakukan penjagaan di SPBU, mini market maupun gudang sembako, sehingga tidak terjadi perjarahan, dan tempatkan public addres di tempat-tempat keramaian untuk diberi himbauan kepada masyarakat,” ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai menyambut kunjungan Presiden RI dalam rangka peninjauan dan pengecekan penanganan pasca-bencana gempa bumi di Palu dan Donggala, Senin 1 Oktober 2018.

Kapolri menekankan agar anggota Polri yang menjadi korban baik gugur dalam menjalankan tugas, yang hilang dan luka-luka juga tengah didata. Sehingga mereka segera mendapatkan hak-haknya. Sedangkan yang sakit agar segera dirawat/dirujuk.

“Bantuan mobil dan kapal water treatment, tenda, mobil truck, sepeda motor, seda patroli, field bed, bahan pokok akan diturunkan. Selain itu, inventarisir Mako Polri yang mengalami kerusakan, agar segera dilakukan pembersihan,” tegasnya.

Kapolri juga menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dan kerjasama dengan BNPB, Basarnas, TNI, Mensos maupun pihak terkait dalam upaya pencarian dan evakuasi korban, serta mitigasi dalam rangka percepat pemulihan, termasuk menurunkan tim untuk trauma healing.

“Turut prihatin atas kejadian yang terjadi dan terimakasih kepada semua pihak atas respon yang cepat terhadap bencana yang terjadi,” urainya.

Kapolri sempat mengunjungi Mapolda Sulteng untuk rapat internal dengan Para PJU Mabes, Kapolda dan PJU Polda. Pada rapat tersebut Kapolri juga memberikan bantuan sebesar Rp10 Miliar kepada Kapolda untuk mempercepat penanganan.

(voshkie)

Berikan Komentar