Pasok Narkoba Untuk Kerabat, Kuwait Diringkus Polisi

oleh -271 views

garudaonline, Sergai: Polres Sergai menangkap seorang pengedar narkoba bernama Tio Paulus Lumban Siantar alias Kuwait (51) warga Dusun VIII Desa Sei Blutu Kecamatan Sei Bamban. Pelaku tak hanya memasok narkoba untuk warga sekitar tetapi juga untuk kerabatnya.

“Pelaku kita tangkap pada Senin (11/3/2019). Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sering mengedarkan narkoba di wilayah itu,” kata Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, Selasa (12/3/2019).

Dia mengatakan dari hasil penyelidikan diketahui saat pelaku mengawinkan anaknya banyak memberikan sabu untuk dikonsumsi para kerabatnya sehingga hal ini membuat warga merasa resah akan peredaran sabu yang dilakukan oleh pelaku.

“Kemudian kita lakukan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di rumah pelaku. Dari hasil penggeledahan  ditemukan 1 plastik transparan di sela sela batu, 1 klip plastik transparan di tumpukan kayu yang berisi sabu,” ujarnya.

Barang bukti itu ditemukan, lanjut Martualesi, di pekarangan rumah Kuwait dan dari lemari di kamar Kuwait ditemukan sepucuk senjata air sofgun yang masih aktif. Dari hasil interogasi awal diketahui tersangka Kuwait mendapatkan sabu dengan cara membeli dari seorang laki-laki bernama Hendra warga Tebing-Tinggi.

“Mereka bertransaksi sudah lebih dari 6 bulan. Kemudian dilakukan pengembangan ke Tebing Tinggi. Polisi melakukan penyamaran dan berhasil memancing tersangka Hendra. Saat  akan bertransasi, tim langsung menangkapnya,” pungkasnya.

Lalu terhadap tersangka Hendra dilakukan pengembangan di rumahnya beralamat di Jalan Mesjid Lingkungan VI Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir. Di TKP dan berhasil disita 1 plastik klip berisi kristal berat 0,16 Gr yang ditemukan terletak di dalam kamar tersangka.

“Saat ini kedua tersangka menjalani proses pemeriksaan di Sat Narkoba Polres Sergai,” sebut Martualesi.

Dia menambahkan untuk tersangka Kuwait dijerat Pasal 114 Sub Pasal 112 UU RI No 35 TH 2009 tentang Narkotika dan UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api dan Sejenisnya.

“Sementara tersangka Hendra dijerat dengan Pasal 114 Sub Pasal 112 UU RI No 35 Th 2009 tentang narkotika yang ancaman pidananya 20 tahun penjara,” bebernya. (voshkie)

Berikan Komentar