Pegasus Bergerak Cepat, Hanya Dalam Waktu 6 Jam Perampokan Sadis di Sunggal Terungkap

oleh -709 views
Perampok sadis yang membunuh korbannya dibawa ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan

garudaonline – Medan | Tim penanganan gangguan khusus (Pegasus) Unit Pidum Subnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan di bawah pimpinan Kanit Pidum AKP Rafles Marpaung, S.I.K dan Pegasus Polsek Sunggal bergerak cepat.

Hanya dalam waktu 6 jam, perampok sadis yang beraksi di Jalan Bunga Sedap Malam 15 Nomor 19,
Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang berhasil ditangkap.

“Tersangka RTP (23) kami tangkap tak jauh dari TKP, 6 jam setelah kejadian,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasatreskrimnya AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H, Minggu 25 November 2018 malam.

Dalam penangkapan tersebut, tersangka yang merupakan petugas Trantif Medan Selayang ini terpaksa diberikan tindakan tegas karena melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sebilah pisau lipat, 1 jam tangan, 1 botol parfum, 1 potong baju kaos, 1 potong celana panjang hitam dan 1 batu bongkahan cincin.

Dikatakan, aksi perampokan tersangka dilakukan pada Minggu 25 November 2018 sekitar pukul 03.30 WIB. Modusnya, tersangka masuk ke rumah majikan korban, Jeni br Siringo ringo (23) melalui pagar samping.

“Setelah itu dia masuk pintu utama yang kebetulan tidak terkunci. Kemudian tersangka masuk ke dalam kamar utama dan mengacak-acak isi lemari,” terang Putu.

Korban Jeni be Siringo ringo yang mendengar suara mencurigakan lalu bangun dari tidur dan melihat tersangka berada di depan pintu kamarnya.

Saat bersamaan, tersangka juga melihat korban. Takut aksinya diketahui, tersangka langsung menikam leher korban sebanyak 2 kali hingga tewas.

Setelah membunuh korban, tersangka lalu kabur dengan membawa barang korban berupa jam tangan, parfum dan batu giok bentuk bongkahan.

Personel Pegasus Unit Pidum Subnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Sunggal yang mendapat laporan peristiwa perampokan langsung bergerak cepat.

Hanya dalam waktu 6 jam setelah kejadian, tersangka berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya tidak jauh dari TKP.

“Setelah diamankan, tersangka langsung kita interogasi. Dia mengakui perbuatannya, selanjutnya kita lakukan pengembangan dan di situ tersangka mencoba melakukan perlawanan.”

“Sudah kita lakukan tembakan peringatan namun dia tak mengindahkannya, sehingga kita lakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki kiri dan kanannya,” papar Putu.

Selanjutnya dalam kondisi luka tembak, tersangka dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat II Medan untuk mendapat pertolongan medis.

(g.01)

Berikan Komentar