Pembangunan Terowongan Nanjung Diharapkan Atasi Banjir di 3 Kabupaten Jabar

oleh -359 views

garudaonline, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan proyek terowongan Nanjung diharapkan bisa mengatasi banjir yang kerap terjadi di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Terowongan air tersebut dibangun sepanjang 230 meter.

“Kami harapkan ini dapat mengatasi banjir yang ada di Bandung, terutama di daerah Dayeuhkolot, di Baleendah, di Bojongsoang. Ini bisa terkurangi banyak sekali dengan adanya Terowongan ini,” kata Jokowi di lokasi proyek, Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3).

Jokowi menyatakan bahwa pembangunan terowongan air ini telah direncanakan sejak 15 tahun lalu. Menurutnya, proyek tersebut tak terealisasi sejak 15 tahun silam lantaran Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tak memiliki kemampuan membangunnya.

Oleh karena itu, kata Jokowi setelah meninjau lapangan dan melakukan kajian pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengambil alih pembangunan terowongan yang nantinya berfungsi untuk menyalurkan air Sungai Citarum.

“Kalau enggak diambil alih pusat ya enggak mungkin ini akan bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Mantan wali kota Solo itu menargetkan proyek terowongan air tersebut bisa selesai pada akhir tahun ini. Menurut Jokowi, ada dua terowongan yang dibangun. Ia menyebut salah satu terowongan sudah selesai dibangun, sementara satunya lagi masih dalam proses.

“Tahun ini rampung lah, akhir tahun ini Insyaallah sudah rampung, selesai. Sehingga nanti musim hujan berikut sudah keliatan fungsi dari terowongan ini,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Jokowi turut didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Promono Anung, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Bandung Dadang M. Nasser. (CNN/dfn)

Berikan Komentar