Pembegal Karyawati Aroma Bakery Terkapar Ditembak Polisi

oleh -1.424 views
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Faisal F Napitupulu SIK (tengah), Kapolsek Patumbak Kompol Yasir Ahmadi SH SIK (4 dari) dan Panit 1 Unit 3 Jatanras AKP Fery Kusnadi SIK (3 dari kanan) bersama anggota merilis dua tersangka pembegal karyawati Aroma Bakery

garudaonline – Medan | Personel Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dibawah pimpinan Kasubdit III Jatanras AKBP Faisal F Napitupulu SIK dan Panit 1 Unit 3 Jatanras AKP Fery Kusnadi SH berhasil menangkap dua pembegal karyawati Toko Roti Aroma Bakery, Villa Gading Mas, Marindal.

Dalam penangkapan tersebut, polisi terpaksa menembak kaki kedua pelaku lantaran melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat akan ditangkap di Pasar IV, Kecamatan Patumbak, Senin (30/10/2017) sekitar pukul 03.30 WIB.

“Kedua pelaku yang kami tangkap tersebut adalah NPYL alias Dana (19) warga Desa Patumbak Dua Latasan Lama Pasar IV dan MYN alias Yusuf (19) warga Dusun Tiga Lantasan Lama Pasar IV, Kecamatan Patumbak,” ujar Kasubdit III Jatanras AKBP Faisal F Napitupulu SIK didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Yasir Ahmadi SH SIK di RS Bhayangkara Medan, Senin (30/10/2017).

Lebih lanjut mewakili Direkturnya Kombes Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH, Faisal menjelaskan, keberhasilannya tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya secara terus-menerus.

“Pascakejadian, Rabu (18/10/2017) sekitar pukul 22.00 WIB, kami langsung membentuk tim bersama Polsek Patumbak untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya pada Minggu (29/10/2017), tim berhasil mengumpulkan data dan mengetahui keberadaan tersangka di Pasar IV Patumbak,” sebut Faisal.

Setelah mengetahui keberadaan kedua tersangka, Senin (30/10/2017) sekitar pukul 03.30 WIB, personel Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Polsek Patumbak berusaha melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka.

Namun pada saat akan ditangkap, kedua tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dengan menembak kaki kedua tersangka.

Setelah dilumpuhkan dengan timah panas, kedua bandit jalanan ini langsung diboyong ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara Tingkat II Medan guna dilakukan pengobatan.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti satu unit handphone, sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan para tersangka untuk menjalankan aksinya dan baju kaos putih serta celana jeans milik tersangka.

Dikatakan, kedua tersangka merampas tas milik korbannya, Rika Apriani alias Rika Cantik (22) pada Rabu (18/10/2017) sekitar pukul 22.45 WIB, di kawasan Jalan Karya Pasar IV Marindal.

Saat itu korban baru pulang kerja. Ia dibonceng sepeda motor oleh ayahnya, Poniran (50). Sesampainya di TKP, sepeda motor korban dipepet oleh kedua pelaku.

“Setelah mendekat, tersangka Yusuf yang berada di boncengan langsung merampas tas korban. Setelah berhasil menguasai tas korban, tersangka Dana yang berperan sebagai joki langsung tancap gas.”

“Korban atas nama Poniran yang mengetahui tas anaknya dirampas langsung berusaha mengejar kedua pelaku, namun pada saat itu korban terjatuh dari sepeda motornya dan mengalami luka-luka. Kejadian ini sempat Viral di Media Sosial (Medsos),” kata Faisal.

Dari hasil interogasi sementara, sambung Faisal, hasil rampokannya itu mereka bagi dua. Tersangka Dana mendapat bagian Rp1,2 juta, sedangkan Yusuf Rp2,8 juta.

(g.01)

Berikan Komentar