Pencarian Korban Banjir Bandang Dairi Resmi Ditutup, Dua Korban Dinyatakan Hilang

oleh -412 views

garudaonline, Dairi: Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Silima Pungga-pungga Kabupaten Dairi pada Rabu (26/12) kemarin memakan korban jiwa yang tak sedikit. Lima tewas dan dua dinyatakan hilang.

Pasca bencana tersebut, BPPD telah berupaya mencari para korban namun hingga berita ini diturunkan, dua korban belum ditemukan.

Setelah melakukan upaya pencarian selama lebih kurang dua hari, BPPD resmi menutup upaya pencarian para korban.

Kepala BPBD Dairi Bahagia Ginting mengatakan dua warga yang dinyatakan hilang yakni Kino Tumanggor, (45) dan Lina Padang, usia tidak diketahui. Sedangkan korban yang ditemukan dan dinyatakan meninggal adalah Bairun Sitorus (35), Elfrida Sinaga, Walbiner Simarmata, Jaluddin Boangmanalu (83) dan Nadia Hasugian (4).

“Untuk pencarian korban hilang sudah kita tutup, hentikan. Yang kita temukan tewas dan sudah dikebumikan ada 5 orang dan 2 orang belum ditemukan,” ucap Bahagia, Sabtu (29/12).

Namun Bahagia mengaku meski pencarian sudah ditutup, pihaknya akan terus memonitor perkembangan dua warga yang dinyatakan hilang tersebut.

“Jika nanti ada warga yang menemukan maka kita akan membantu proses evakuasi,” terang Bahagia.

Selain itu, saat ini BPBD kata Dairi sudah mengusulkan untuk melakukan pemulihan fasilitas terdampak banjir bandang yang terjadi pada Selasa (19/12) silam itu.

“Pemulihan akan direncanakan 60 hari kedepan dan akan kita prioritaskan pada fasilitas publik seperti jalan, jembatan dan irigasi,” tukas Bahagia.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah desa di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Selasa (19/12).

Akibat bencana itu, sekitar 110 hektar lahan pertanian dan perkebunan rusak berat. Saluran irigasi juga rusak. Termasuk akses jalan desa. (dfnorris)

Berikan Komentar