Pencuri Motor di Acara Perayaan Kemerdekaan RI Ditangkap

oleh -1.028 views

garudaonline – Medan | Seorang pencuri sepeda motor di acara perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Jalan Medan Area Selatan, Kamis (17/8/2017) malam berhasil ditangkap personel Reskrim Polsek Medan Area.

Tersangka Reza Fahlevi Lubis (34) warga Jalan Medan Area Selatan Gang Sehati, Kelurahan Sukaramai 1, Kecamatan Medan Area dicokok polisi dari tempat persembunyiannya di kawasan Pasar Merah, Medan, Sabtu (23/9/2017) sekitar pukul 19.15 WIB.

Kapolsek Medan Area Kompol Hartono SH didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Rudi Silalahi SH mengatakan, dari penangkapan itu pihaknya menyita barang bukti sepasang sendal yang dibeli dengan uang hasil penjualan sepeda motor curiannya.

Dikatakan, aksi pencurian sepeda motor dilakukan tersangka pada Kamis (17/8/2017) malam. Ketika itu pemilik sepeda motor bernama Putri (20) warga Jalan Belibis Perumnas Mandala Medan datang ke TKP untuk menonton acara perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Korban yang datang bersama temannya. Ia lantas memarkirkan sepeda motornya persis di depan Gang Islam Jalan Medan Area Selatan. Namun ketika hendak pulang, korban melihat sepeda motornya sudah tidak ada lagi. Ia lantas membuat laporan polisi ke Polsek Medan Area.

Personel Reskrim Polsek Medan Area yang memproses laporan korban berhasil mengidentifikasi identitas pelaku. Sebulan dicari, pelaku bernama Reza Fahlevi Lubis akhirnya behasil ditemukan di kawasan Pasar Merah, Medan.

Selanjutnya guna dilakukan pemeriksaan, tersangka Reza langsung diboyong ke Mapolsek Medan Area bersama barang bukti  sepasang sendal yang dibeli dengan uang hasil penjualan sepeda motor curiannya.

“Dari keterangan tersangka, ia mencuri sepeda motor korban dengan menggunakan kunci T. Kunci tersebut telah dibuangnya ke dalam parit di kawasan Jalan Langgar, Kelurahan Sukaramai 1.”

“Sementara untuk sepeda motor yang curiannya telah dijual kepada seorang penadah di Kampung Kubur seharga Rp 800.000. Terhadap tersangka masih kami lakukan pemeriksaan. Dia kami persangkakan dengan Pasal 363 KUHPidana,” tutur Hartono.

(g.01)

Berikan Komentar