Pengemudi Avanza Maut Diduga Mabuk Berat

oleh -1.351 views
Tiga botol miras yang ditemukan di dalam mobil Toyota Avanza

garudaonline – Medan | Mobil Toyota Avanza B 1719 FC menabrak sedan Honda Accord BK 1736 HE di Persimpangan Jalan Zainul Arifin-Diponegoro, Medan, Sumatera Utara, Minggu (10/9/2017) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang tewas, seorang di antaranya anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, Briptu Dodi Frengki Purba, warga Lubuk Pakam dan melukai tiga orang lainnya.

Menurut Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, pengemudi Toyota Avanza adalah seorang mahasiswa warga Jalan S Parman, Medan. Dia diduga sedang mabuk saat mengendarai kendaraan.

“Mobil avanza itu berisi dua orang, sopir dan penumpang bernama Fernando Wijaya (18) warga Jalan Wahidin Lama, Medan. Kita menduga sopir avaza ini dalam keadaan mabuk berat saat terjadi kecelakaan maut itu,” ujar Rina.

Dugaan tersebut dikuatkan dengan ditemukannya tiga botol minuman keras (Miras) merek Cockburns (2 botol) dan Contru (1 botol) di dalam mobil Toyota Avanza itu.

Sejauh ini, sambung Rina, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus kecelakaan maut itu, masing-masing Syawal Batubara (30), Sekuriti Bank India dan Rudi Benhard Sumanjuntak (42), sekuriti Tantry Magic.

(g.01)

Berikan Komentar