Penunjukkan Agus sebagai Kapolda Sumut dan Mardiaz sebagai Wakapolda Sangat Tepat

oleh -2.295 views
Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH (kiri) dan KBP Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum (kanan). foto: medansatu.com

garudaonline – Medan | Politikus Partai Berkarya Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rajamin Sirait SE menilai penunjukkan Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH sebagai Kapolda Sumut dan Komisaris Besar Polisi (KBP) Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum sebagai Wakapolda Sumut sudah sangat tepat.

“Penunjukkan Brigjen Agus sebagai Kapolda Sumut dan KBP Mardiaz sebagai Wakapolda Sumut oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian saya kira sudah mempertimbangkan aspek regenerasi, track record, profesional, dan dedikasi,” kata Rajamin di Medan, Senin (13/8/2018) malam.

Menurut Rajamin yang juga Ketua Pemuda Mitra Kamtibmas (PMK) Sumut, Brigjen Agus mempunyai komitmen yang tidak diragukan lagi terhadap Polri. Ia memiliki kemampuan yang bagus untuk mengatasi persoalan hukum di Sumut.

Ini dapat dilihat dari masa tugasnya yang pernah menjadi Kasatreskrim Poltabes Medan (Polrestabes Medan), Dir Reskrim Polda Sumut dan Wakapolda Sumut.

“Saya yakin dengan kemampuannya, dalam menangani Sumut nantinya. Karena, Brigjen Agus ini sudah lama bertugas di Sumut hingga sudah tahu medan dan kedepannya nanti,” kata Rajamin.

“Apalagi dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolda Sumut nanti, Brigjen Agus akan dibantu oleh KBP Mardiaz yang notabenenya juga sudah lama bertugas di Sumut.”

“Mardiaz pernah menjabat Kapolres Nias, Madina dan Kapolrestabes Medan. Sebagai orang lama di Sumut, tentunya baik Brigjen Agus maupun KBP Mardiaz sudah mengenal betul karakteristik dan kondisi masyarakat di wilayah Sumut ini,” terang Rajamin.

Seperti diketahui, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH dimutasi sebagai Kapolda Sumut menggantikan Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw.

Posisi Agus dipercayakan kepada KBP Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum yang sebelumnya menjabat Koordinator Sekretaris Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian nomor ST/2015/VIII/KEP/2018 tanggal 13-8-2018.

(iwan)

Berikan Komentar