Perairan Sialang Buah Rentan Jadi Pintu Masuk Kartel Narkoba

oleh -280 views

garudaonline, Medan: Penyeludupan narkotika ke Sumatera Utara yang memanfaatkan wilayah perairan saat ini semakin meningkat. Tak menutup kemungkinan perairan Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai menjadi pintu masuk kartel narkoba.

Hal itu dikatakan Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai, AKP Martualesi Sitepu saat melakukan melakukan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkotika di Lapangan Sepak Bola Desa Matapao Kecamatan Teluk Mengkudu, Jumat 25 Januari 2019 pukul 08.00.

“Sehingga mari kita bekerja sama berikan informasi kepada kami apabila bapak/ibu mengetahui peredaran dan penyalahgunaan narkoba, jangan takut kami akan jaga kerahasiaannya yakinlah,” ucap Martualesi.

Martualesi mengatakan generasi milenial saat ini sangat rentan menjadi korban penyalahgunaan narkotika. Karena itulah, para orangtua harus melindungi anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Kita harus mewariskan bangsa ini kelak kepada anak-anak kita. Tetapi generasi muda tak terlepas dari sasaran penyalahgunaan narkoba. Kalau kita tidak peduli dari sekarang yakinlah anak-anak kita ini juga akan menjadi pewaris para kartel narkoba,” ujarnya.

Martualesi menjelaskan narkoba adalah obat atau bahan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis atau semi sintetis yang dapat menyebabkan menurunkan atau menghilangkan tingkat kesadaran dan membuat ketergantungan.

“Narkoba membuat ketergantungan sehingga ketika si pemakai tidak memakai narkoba dia akan sakaw akan menjadi depresi dan bisa berubah agitatif brutal atau ganas, narkoba sumber petaka, sumber masalah, sumber kejahatan, sumber perceraian,” tegasnya.

Sehingga, lanjut Martualesi, narkoba harus diperangi dan harus ditumpas. Presiden Jokowi juga sudah menggelorakan Indonesia darurat narkoba. Sehingga narkoba harus diperangi agar negara ini bebas dari peredaran narkoba.

“Apabila ada anggota keluarga menjadi pencandu narkoba sesuai amanah UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika harus dilaporkan supaya tidak terjerat hukum. Tetapi menjadi tanggung jawab pemerintah turun memberikan perhatian untuk nantinya direhabilitasi,” pungkasnya.

Kegiatan itu dihadiri sekitar 300 warga dari 12 desa sekecamatan Teluk Mengkudu. Warga yang hadir juga ikut melaksanakan senam pagi bersama muspika dan para pelajar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ass Adm Umum Pemkab Sergai Karno, Muspika Teluk Mengkudu, Kapolsek, Danramil Kapt Sabar Sitorus, Kades Teluk Mengkudu, Kapuskesmas Sialang Buah, personil Polsek Teluk Mengkudu dan Babinsa Teluk Mengkudu. (dfnorris)

Berikan Komentar