Peringati Hari Kerja Layak Sedunia, FSPMI Sumut Gelar Aksi Besok

oleh -4.902 views

garudaonline – Medan | Elemen buruh yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Provinsi Sumatera Utara kembali aksi turun kejalan besok, bertepatan pada peringatan hari kerja layak Internasional yang jatuh pada tanggal 7 Oktober 2017.

Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo mengatakan, mereka akan menuntut perbaikan jaminan sosial dan tolak upah murah yang disingkat gerakan Jamsostum. Aksi itu juga akan digelar di sejumlah kota di Indonesia, pusat aksi kata dia, di Istana Presiden di Jakarta.

“Di Medan tujuan aksi kita ke Kantor Gubernur dan tugu bundaran majestyk Jalan Gatot Subroto Medan” kata Willy didampingi Sekretaris FSPMI Sumut Tony Rickson Silalahi di kantornya Jalan Raya – Tanjung Morawa km 13,1 Gg Dwi Warna No 1, Jumat (6/10/17).

Willy menambahkan, aksi kali ini akan mengusung beberapa poin tuntutan secara nasional, seperti kesehatan gratis, kenaikan upah,  tolak upah murah, tolak phk massal dan kritis kasus perburuhan di Sumut.

“Jaminan kesehatan akan terus menjadi persoalan karena anggaran negara untuk jaminan kesehatan masih minim. Rumah sakit swasta banyak yang tidak mau bekerja sama, banyak pasien yang terabaikan” ujarnya.

Sementara berkaitan dengan upah layak, Willy mengatakan negara negara di asia pasifik masih menerima upah murah dibandingkan kawasan lainya. Untuk itu FSPMI secara nasional akan mengkampayekan tuntutan kenaikan upah sekitat US$ 50 dolar untuk tahun 2018 mendatang.

“Khusus Sumut, upah buruhnya lebih tidak layak lagi, sudah jauh tertinggal oleh daerah lain di Indonesia,  untuk itu kita minta Gubsu menaikan upah buruh sumut minimal 750 ribu rupiah untuk tahun depan,” tuntutnya.

Lebih lanjut,  willy menyoroti kinerja pemerintah Sumut pada peringatan hari pekerja layak internasional ini, menurutnya jangankan kerja layak dan upah layak,  kondisi perburuhan di sumut makin parah saja.

“Maraknya PHK massal, dan kasus perburuhan tidak kunjung selesai menambah buruk kondisi ketenagakerjaan di Sumut,  kita minta Gubsu peduli dan peka terhadap situasi buruh saat ini ” pungkasnya.

(fidel)

Berikan Komentar