7 Orang Disambar Petir 2 Tewas di Gunung Sitember

oleh -861 views

garudaonline – Dairi | Sebanyak 7 orang terkena sambaran petir di Lae Cingkam Jalan Gundaling Desa Gunung Sitember Kecamatan Gubung Sitember Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Senin (14/11/2016) pukul 20.30 Wib. Akibatnya, 2 warga  tewas di lokasi atas nama Jawinta Ginting (23) beralamat di Simpang 3  Desa Gunung Sitember dan  Efendi Bancin (50) penduduk  Desa Gundaling 2. Keduanya disemayamkan sementara di rumah duka, Selasa (15/11/2016).

Kepala Dusun  Simpang 3 Desa Gunjung Sitember, Samaita  Karo-Karo dan Kepala Dusun Barisan Mesin  Molana Virgo Kaban menerangkan, 5 pria lainnya  mengalami luka serius. Yakni  Safaruddin Kacaribu  (31), Serasi Sembiring (39), Rico Pinem (27), Tumbur Manullang (31) dan Amran Silalahi (42).  Menyusul luka serius, Amran Silalahi terpaksa dirujuk ke rumah sakit umum Sidikalang.

Saimaita menerangkan, korban keterum aliran tegangan  tinggi di kolam Nasron Berutu.  Kolam tersebut memang diperuntukkan buat masyarakat. Malam itu, hujan turun  deras disertai dentuman petir. Ada puluhan warga sedang menguji nasib mengambil ikan di kolam tersebut.

Tiba-tiba, pengunjung tersentak dan lainnya tak sadarkan diri. Jawinta terjungkal lalu nyangkut di jaring sedang  Efendi  terlempar ke kolam. Masyarakat yang mengetahui musibah langsung memberi bantuan. Korban dikibur ke lumpur. Namun, kedua pria tadi tak terselamatkan.

Suasana malam itu sangat menakutkan. Sampai-sampai  generator listrik milik Nasron juga pecah. Biasanya, pengunjung memakai  starlet (alat penerangan  pancing-red).

Sementara itu,  Sukat Sembiring (59) keluarga dekat Jawinta menerangkan, pagi itu, Jawinta sudah pergi ke Sidikalang untuk menarik angkot Datra tujuan Medan.  Pemuda ini sehari-hari bekerja sebagai sopir  untuk kendaraan sendiri. Namun, dia  memilih pulang lantaran di stasion Sidikalang sepi penumpang. Dia balik setelah komunikasi dengan ayahanda Adin Ginting.

Ayah dan anak pun sepakat  pergi ke kolam. Adin duluan  pulang ke rumah sekira pukul 18.00 Wib  dan meninggalkan putra tercinta bermain di sana.  Diketahui, Jawinta adalah putra tunggal dari 4 bersaudara.

Diantara korban,  Rico Pinem direncanakan melangsungkan pernikahan tanggal 18-19 Nopember 2016. (Dan)

Berikan Komentar