Anak Dibawa Kabur, Orang Tua Lapor Polisi

oleh -627 views

garudaonline, Medan | Dengan membawa akte kelahiran, kartu keluarga (KK) dan foto anak gadisnya, Arsad Sibarani (52) mendatangi Mapolsek Sunggal, Sabtu (5/11/2016) untuk melaporkan anaknya yang dibawa kabur oleh pacarnya.

Kepada petugas, Arsad yang menetap di Jalan Kelambir V Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, ini mengaku sudah empat hari dibawa lari oleh pacarnya.

Kaburnya AA (18) putri kedua dari tiga bersaudara ini ketika dirinya memergoki sang putri yang ternyata memadu kasih dengan seorang sopir bus tunas baru, Taufik (25) warga Klumpang.

Mengetahui tabiat pemuda tersebut, lantas Arsad melarang anaknya yang masih duduk di kelas 3 SMA ini untuk menjalin hubungan dengannya.

“Dia pacaran sama si Taufik itu, aku gak suka. Karena aku tau dia (Taufik-red) itu pemake. Kata kawan-kawan anak ku, dia juga mau mukuli anak ku. Padahal masih pacaran,” jelas Arsad dengan penuh kekesalan.

Tak rela putrinya ini menjalin kasih dengan Taufik, membuat dirinya menitipkan AA dirumah keluarganya di Jalan Sei Mencirim. Hanya sehari dirumah itu, ia pun mendapat kabar bahwa AA tak pulang kerumah dari pagi hingga malam.

“Baru satu hari kutitipkan, tiba-tiba dapat kabar gak pulang. Alasannya mau beli pulsa sama, makanya dikasi keluar. Rupanya sampai sekarang gak pulang juga,” jelasnya.

Sibarani yang tak habis akal pun mencoba mencari kerumah teman-teman anaknya dan menghubungi melalui via sellular. Namun, usahanya kandas saat nomor AA tak kunjung aktif.

“Sama kawan-kawannya sudah kucari kemana-mana. Sempat ku telpon, tapi gak aktif nomornya. Rupanya kata tetangga familiku itu, anak ku dibawa laki-laki naik kereta,” kesalnya

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Nur Istiono ketika dikonfirmasi mengatakan sudah menerima laporan dan akan menyelidiki kasus tersebut.

“Lagi buat laporan. bang. Kalau sudah selesai kita selidiki pelakunya,” ungkapnya. (Robert)

Berikan Komentar