Anak Perwira TNI Jadi Korban Penipuan Isi Pulsa

oleh -596 views

garudaonline, Medan | Anak seorang Perwira Menengah (Pamen) TNI dilaporkan menjadi korban penipuan modus isi pulsa. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp650 ribu, Senin (21/11/2016) malam.

Tak hanya itu, sepeda motor anak dari Letkol Sudrajat ini juga ditahan pemilik salah satu toko ponsel di kawasan Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, karena tak punya uang membayar pulsa.

“Semalam anak saya di telepon oleh orang tak dikenal. Anak saya disuruh ngisi pulsa sampai Rp650 ribu di ponsel daerah Suka Maju sana. Karena anak saya ini tidak bawa uang, sepeda motornya ditahan dan dia pulang ke rumah dan melaporkan kepada saya,” kata Sudrajat.

Niat hati ingin melunasi pembelian pulsa agar sepeda motor anaknya dapat dikeluarkan pihak ponsel. Namun, perwira berpangkat dua melati di pundaknya ini malah mendapatkan perlawanan dari pihak pengelola ponsel tempat anaknya melakukan transaksi pembelian pulsa.

“Semalam sudah mau saya bayar, tapi mereka berkeras untuk tetap menahan sepeda motor anak saya,” kesal Sudrajat.

Tak terima dengan perlakuan pihak pemilik ponsel, korban bersama sang ayah mendatangi Mapolsek Sunggal guna berkoordinasi atas ditahannya sepeda motor itu.

“Semalam saya datang bersama personel Polsek Sunggal, itu pun pengelola ponsel itu tetap tidak mau menyerahkan sepeda motornya. Jadi saya memilih untuk menempuh jalur hukum saja.

Polisi saja tidak dihargainya, apa dasarnya menahan sepeda motor anak saya itu. Saya mau bayar pun, dia gak mau,” pungkasnya sambil berlalu ke ruang penyidik.

Hingga saat ini pihak kepolisian Polsek Sunggal belum dapat memberikan keterangan terkait kasus ini. (robert)

Berikan Komentar