Begini Kronologi Penangkapan Pencuri yang Ditembak Mati Versi Polisi

oleh -597 views

garudaonline, Medan | Minggu, (20/11/2016), pagi tadi sekira pukul 04.00 WIB, personel Reskrim Polsek Medan Helvetia, Polrestabes Medan menangkap otak pelaku pencurian di Rumah Hakim Tinggi Sumut di Jalan Bunga Melur/Setia Budi, Tanjung Sari, Medan.

Dalam penangkapan itu, polisi menembak tersangka Tersangka Edison alias Marulam (40) warga Pasar V Marelan hingga tewas. Peluru mengenai bagian punggung tembus ke dada kanan mantan residivis dalam kasus pencurian spesialis rumah mewah ini.

Bagaimana kronologi penangkapan tersangka, berikut penjelasan Kapolsek Medan Helvetia Kompol Hendra Eko Triyulianto melalui WhatsApp yang dikirim ke awak media, Minggu (20/11/2016) siang.

Dalam keterangan tertulisnya, mantan Kasatreskrim Polres Asahan dan Labuhanbatu ini menjelaskan, Minggu (20/11/2016) pukul 04.00 WIB, Kanit Reskrim beserta Panit Reskrim dan anggota bergerak ke Hotel Toba Cottage Belawan.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, tersangka Marulam yang merupakan tersangka pencurian dan DPO Polrestabes Medan ada di sana. Tim berusaha melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Namun pada saat dilakukan penangkapan tersangka mencoba melarikan diri dengan menabrakan mobilnya ke mobil Polisi dengan maksut ingin melarikan diri, namun berhasil diamankan.

Kemudian, tim melakukan introgasi kepada tersangka Marulam dan menunjukan gubukatau rumah tersangka Joko di Tanah Garapan, Hamparan Perak. Pada saat melaksanakan pengembangan, tersangka kembali melakukan perlawanan kepada petugas dengan melepas borgol dan menyikut atau menghantam pipi kiri anggota yang mengawal bernama Bripka Gomgom Sarwedi Simanjuntak.

Setelah itu tersangka Marulam melarikan diri sehingga tim melakukan penembakan terarah ke bagian punggung tembus ke dada kanan tersangka dan kemudian tersangka jatuh. Personel lalu membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara dan sesampainya di rumah sakit tersangka meninggal. (g/01)

Berikan Komentar