BNN RI Tembak Mati Terduga Pelaku Narkoba di Medan

oleh -461 views

garudaonline – Medan | Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) dilaporkan menembak mati terduga pelaku narkoba di Jalan Kanal Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (14/1) sekira pukul 12.00 WIB.

Informasi diperoleh menyebutkan, terduga pelaku narkoba berambut lebat lurus, memakai baju merah dan celana pendek ini disebut-sebut bernama Benny (30) warga  Tanjungrorawa, Kabupaten Deliserdang.

Benny disebut-sebut tersangka dan pengedar narkoba jaringan internasional asal Malaysia. Sebelum tewas ditembak, saat berada di lokasi, dia dikawal sekitar 10 petugas BNN guna pengembangan mencari barang bukti 10 kilogram narkoba diduga jenis sabu di lokasi.

Di tengah pengawalan, Benny diduga berupaya melarikan diri hingga petugas terpaksa menembak punggungnya hingga tembus ke dada sebelah kiri. Mendengar suara letusan senjata api sebanyak 2 kali, warga sekitar bebondong-bondong mendatangi lokasi. Setengah jam kemudian, personel Polsek Delitua tiba di lokasi dan memasangi police line di TKP.

“Awalnya kami dengar ada suara letusan, kami lihat ada sekitar 10 petugas. Plaku disuruh menunjukkan barang bukti, tapi berupaya melarikan diri. Kita gak tau pasti dia warga mana, tapi kita dengar suara letusan,” kata Ali, Kepling 11 Kelurahan Titi Kuning, Medan Johor.

Terpisah, Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK saat dikonfirmasi Jumat (13/1/2017) sore membenarkan pihaknya bekerjasama dengan BNN pusat untuk melakukan pengembangan di wilayah hukumnya tersebut.

“Pihak BNN pusat bekerjasama dengan Polsek Delitua terkait adanya pengembangam kasus narkoba sindikat internasional. Pelaku (Benny) ini sudah berhasil diamankan pihak BNN pusat, barang bukti yang diamankan 10 kilogram sabu yang TKP nya di Medan Kota.

Pada saat proses pengembangan, pelaku melarikan diri dan dilakukan tembakan peringatan, dan dilakukan tindakan tegas hingga korban meninggal dunia,” kata Wira.

Ditanya soal nama lengkap atau identitas pelaku, mantan Wakasatres Narkoba Polrestabes Medan ini enggan berkomentar. Ia berdalih kasus tersebut masih dalam pengembangan.

“Ini bahaya kalau dikasitau identitasnya. Dia sindikat Narkoba internasional. Saya senderi tidak tau pasti siapa nama pelaku,” imbuhnya.

Selanjutnya pihak BNN berkoordinasi dengan Polsek Delitua untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara jenazah tersangka telah diboyong ke RS Bayangkhara Poldasu.

(g/10)

Berikan Komentar