Cemburu, Oknum TNI Siksa Pacar dan Warga

oleh -422 views

garudaonline, Medan | Disulut api cemburu, membuat BJT, salah seorang oknum anggota TNI berpangkat serma, mencekik salah seorang warga di Jalan Ayahanda/Jalan Cangkir, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (20/11/2016) dini hari.

Peristiwa bermula saat BJT melihat pacarnya Leni Pasaribu berdiri menunggu betor (becak motor) di depan tempat indekosnya. Saat bersamaan, seorang pria bernama Jonathan (20) warga sekitar juga berdiri bersebelahan dengan Leni.

Selang beberapa menit kemudian, BJT datang dan melihat kekasihnya bersebelahan dengannya. Tanpa basa-basi, dia langsung mencekik leher korban. Melihat itu, Leni pun sontak kaget dan mencoba menjelaskan yang sebenarnya. Namun, usaha Leni membuat kekasihnya semakin sangar dan memukulinya.

“Aku gak kenal sama laki-laki (korban-red) itu. Memang kebetulan saja jarak kami berdekatan. Aku nunggu becak, sementara dia aku nggak begitu tau, bang. Di situ cowokku (BJT-red) datang dan langsung mencekik lehernya.

Aku sudah coba jelaskan, kalau dia bukan siapa-siapa. Malah aku yang dipukulnya dan diseret-seretnya,” jelas Leni.

Melihat hal tersebut, warga sekitar berusaha melerai. Usaha warga setempat tidak membuat BJT berhenti, melainkan membuatnya semakin mengamuk dan memukuli beberapa warga yang melerai keributan tersebut.

“Aku tadi lagi tunggu betor, dan aku juga gak kenal sama pacarnya itu. Kemudian bapak itu (BJT-red) datang dan langsung menghampiri ke arah ku dan mencekik leher ku,” ungkap Jonathan kepada wartawan.

Suasana di lokasi pun sontak menjadi ramai, dan warga yang mengenal BJT sebagai itu tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan penuh rasa takut, warga langsung menghubungi pihak Polsek Medan Baru.

Setiba di lokasi, personel Polsek Medan Baru langsung memeriksa identitas BJT. Disitu diketahui bahwa benar dia merupakan oknum TNI. Selanjutnya, polisi menghubungi petugas Kodim 0201/BS.

Tak lama kemudian, petugas Dan Intel Kodim datang. Disitu BJT langsung mita maaf kepada warga di depan kepala lingkungan. Dia meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada warga atas perlakuan kasarnya yang semata-mata dilakukannya karena cemburu buta terhadap kekasihnya.

“Kepada seluruh warga terutama kepada warga yang telah saya sakiti agar bisa memaafkan saya dan mau menyelesaikan masalah ini dengan cara kekeluargaan. Saya benar-benar khilaf tadi karena cemburu kepada kekasih saya.

Saya tidak ada maksud untuk menyakiti warga sekalian, saya kalap karena kekasih saya lebih membela laki-laki yang tidak dikenalnya dari pada saya pacarnya,” ujar BJT.

Tak sampai di situ, takut hal serupa terulang membuat warga meminta kepada petugas Kodim 0201/BS untuk menjamin agar keributan ini tidak akan terulang lagi.

“Kami selaku warga tidak ingin ada keributan di kampung kami, lagian kan wajar kami selaku warga setempat melerai adanya keributan, bang. Apalagi kami lihat warga kami dicekik bapak itu, mana mungkin kami diam.

Kalau tadi gak ada kami ntah gimanalah nasib kawan kami si Jonathan yang dicekik itu bang, kami tau dia anggota makanya kami gak mau membalasnya,” beber salah seorang warga.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Arya Nusa Hindrawan ketika dikonfirmasi membenarkan perihal tersebut.

“Benar, saat anggota kita meminta identitas laki-laki tersebut merupakan seorang petugas TNI. Kemudian anggota kita langsung menghubungi petugas Dan Intel guna mengamankannya,” pungkasnya. (robert)

Berikan Komentar