Cuaca Ekstrim, Harga Ikan Melambung

oleh -311 views

garudaonline – Binjai | Cuaca ekstrim yang melanda sejumlah perairan di Sumatera Utara, membuat sejumlah harga komoditi laut di sejumlah pasar tradisional mengalami kenaikan harga hingga mencapai 40 persen, Selasa (08/11/2016).

Seperti yang terjadi di pasar pagi kebun lada, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, beberapa harga komoditi laut seperti ikan dan udang terus mengalami kenaikan harga.

Seperti Ikan dencis yang sebelumnya Rp 25 ribu, kini menjadi Rp 30 ribu perkilogram, ikan gembung sebelumnya Rp 30 ribu menjadi Rp36 ribu perkilogram, ikan merah sebelumnya Rp 24 ribu menjadi Rp 29 ribu per kilogram, ikan senangin, sebelumnya Rp 25 ribu menjadi Rp 28 ribu perkilogram.

Begitu juga dengan ikan selar, dari Rp 19 ribu, kini naik menjadi Rp 23 ribu perkilogram, ikan pari naik menjadi Rp35 ribu perkilogram, sebelumnya ikan pari hanya berkisar Rp30 ribu per kilogram, sedangkan ikan tongkol biasanya Rp35 ribu kini menjadi Rp40 ribu. sementara, udang juga mengalami kenaikan dari Rp60 ribu menjadi Rp67 ribu pe kilogram.

Menurut salah seorang pedagang ikan di pasar tradisional Kebun Lada Binjai, Iwan, kenaikan harga sejumlah ikan laut, dikarenakan cuaca ekstrim yang melanda sejumlah perairan di Sumatera Utara.

“Cuaca sekarang tidak menentu, kadang hujan lebat dan badai, akibatnya nelayan enggan melaut, dan akhirnya ikan laut sulit diperoleh pedagang yang berdampak dengan kenaikan harga komoditi¬† laut,” jelasnya.

Akibat kenaikan ini, banyak pedagang di pasar tradisional Kebun Lada mengalami kerugian yang berimbas minimnya daya beli masyarakat terhadap komoditi laut.

“Kadang kami harus mengalami kerugian, sebab pembeli tak ada, ikan menjadi busuk karena lama tersimpan,” pungkasnya.(BS)

Berikan Komentar