Dituduh Nabrak, Sepeda Motor Dirampas

oleh -653 views

garudaonline, Medan | Malang nasib Arifin (30). Warga Jalan Medan-Batangkuis, Deliserdang ini menjadi korban hipnotis dengan modus tabrak lari di Jalan SM Raja, Medan.

Sepeda motor Honda Revo kreditan BK 6574 MAT milik korban diampas pelaku, Selasa (15/11) dini hari. Kasus itu kemudian dilaporkan korban ke Mapolsek Patumbak, Minggu (20/11).

Kepada wartawan, Minggu (20/11), korban mengaku, malam itu dalam perjalanan pulang dari rumah saudaranya di Jalan Helvetia. Namun di tengah perjalanan, dia distop oleh seorang pemuda yang menuduhnya telah melakukan tabrak lari.

Merasa tidak bersalah, Arifin pun menantang balik pemuda itu untuk mempertemukan dia dengan korban yang ditabraknya. Beberapa menit berselang, datang lagi seorang pemuda yang mengaku sebagai korban. Saat bertemu, tiba-tiba pria yang mengaku korban tabrak lari menepuk pundaknya.

Seketika itu, Arifin tak sadar. Sekira satu jam kemudian, dia baru tersadar dan merasa kaget karena sudah berada di pinggir jalan. Sementara sepeda motornya sudah raib.

“Pada saat sadar, aku sudah di pinggir jalan bang. Kagetnya lagi, keretaku sudah nggak ada,” kesal Arifin.

Dia lambat membuat laporan karena Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) baru selesai diusur di leasing bang.

“Paling Senin (hari ini) baru aku kemari (Polsek Patumbak) lagi buat laporannya bang,” ujarnya. (g/10)

Berikan Komentar