DPRD Sumut: Bupati Karo Harus Copot Kepala BPBD

oleh -435 views

garudaonline – Medan | Kalangan DPRD Sumut sangat menyesalkan peristiwa aksi anarkis di Kantor Bupati Karo yang menewaskan seorang warga pengungsi erupsi Gunung Sinabung, akibat kurang tanggapnya Pemkab Karo menyikapi permasalahan yang dihadapi warga pengungsi khususnya dari Desa Gurukinayan.

Sikap ini diungkapkan  anggota DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra, Astrayudha Bangun kepada wartawan, Rabu (19/10) di gedung dewan, terkait aksi anarkis di Kantor Bupati Karo menewaskan seorang warga Gurukinayan, Selasa (18/10).

Astrayudha menilai, perisitiwa anarkis Selasa kemarin (18/10) di Kantor Bupati Karo menunjukkan cara kerja aparat Pemkab Karo yang mendata jumlah warga pengungsi menerima dana bantuan korban pengungsi tidak becus. Seharusnya pendataan dilakukan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karo secara lengkap, transparan dan teradministrasi dengan baik, sehingga tidak terjadi peristiwa anarkis yang menewaskan seorang warga.

Menurut Astrayudha, Bupati Karo selaku kepala daerah harus introspeksi diri dan harus bersikap tegas. Bupati harus segera mencopot kepala BPBD Karo, jika terindikasi mengubah kebijakan yang sudah ditetapkan Bupati melalui SK terkait pembiayaan relokasi Mandiri pengungsi Desa Gurukinayan.

“Jangan sampai ada kebijakan yang sudah diputuskan dan disepakati bersama, diubah seenaknya oleh pihak-pihak pelaksana yaitu BPBD Karo,” tegasnya anggota dewan dari dapil Karo tersebut. (har)

Berikan Komentar