Dua OKP ‘Perang’ di Percut

oleh -1.096 views

garudaonline – Medan | Diduga lantaran memiliki dendam lama diantara masing-masing pemimpin kelompok, dua kubu OKP yakni PP dan IPK yang berada di Desa Saintis, Kecamatan Percut Seituan, terlibat saling serang, Sabtu (26/11) sekira jam 18.00 wib.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bentrokan dipicu karena salah seorang pemimpin dari IPK bernama, Iwan merasa tak senang dengan pemimpin PP yang diketuai, Kamirin. Kebencian Iwan, disebabkan karena dulunya ia merupakan kader dari PP setempat, namun dipecat oleh Kamirin dan kini Iwan telah bergabung dengan Ormas IPK.

Peristiwa bentrokan pun dipicu, setelah kejadian pelantikan ketua IPK dikawasan tersebut. Keduanya diduga sengaja mengumpulkan massa masing-masing untuk merencanakan serangan.

“Masing-masing ketua diantara kedua OKP itu memang dari dulu gak pernah akhir bang. Jadi karena sama-sama orang yang menonjol di organisasi itu, keduanya yang merasa musik bebuyutan jadi saling dendam. Apalagi ada momen pelantikan IPK disini,” kata. Dewan, salah seorang warga.

Aksi bentrokan di jalanan sempat terjadi lama. Masing-masing kubu terlibat saling serang dengan mempersenjatai diri dengan senjata tajam, balok kayu dan bebatuan.

Beruntung, pihak kepolisian dari Babhinkamtibmas dan personil Polsek Percut yang melakukan upaya pendekatan terhadap masing-masing kelompok, dapat meredakan amarah dari kedua kelompok, sehingga bentrokan tak sempat berujung kepada perbuatan brutal.

“Tadi pihak Bhabinkantibmas dan Intel melakukan Koordinasi ke Pos IPK dan Pos PP agar bisa membubarkan diri mengingat kedua kubu sudah banyak mengumpulkan massa. Dalam insiden itu, kerusakan aja, namun sampai sore tadi tidak ada korban jiwa,” aku salah sorang personil kepolisian yang enggan menyebutkan namanya.

Disebutkannya lagi, jika persoalan bentrok tersebut memang benar dimotifkan dendam lama dan rasa tak senang atas pemecatan yang dilakukan ketua PP oleh salah satu pimpinan IPK disana yang bernama, Iwan.

“Iya, motifnya dendam lama. Dulu si Iwan itu kader di PP, tapi gak tau kenapa dipecat oleh Kamirin. Sekarang si Iwan sudah bergabung di IPK,” terangnya lagi mengakhiri.

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato, saat dikonfirmasi, membenarkan prihal tersebut. “Kedua kelompok sudah membubarkan diri dan situasi sudah kondusif,” pungkasnya.(sor)

Berikan Komentar