Dua Penjambret di Pasar V Sunggal Babak Belur Dihajar Massa

oleh -254 views
Panit Reskrim Polsek Sunggal Ipda Martua Manik SH (kiri) menginterogasi dua pelaku jambret yang babak belur dihajar massa

garudaonline, Medan | Dua pelaku jambret dihajar massa setelah tertangkap merampas tas wanita pejalan kaki di Jalan Pasar V, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (9/10/2016) sekira pukul 20.00 WIB.

Selanjutnya dalam kondisi babak belur, kedua bandit jalanan bernama Ahmad Fahreja Sinambela (25) warga Jalan Stasiun Gang Meja Bundar Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, dan Guru Rusky Surbakti (24) warga Jalan Sei Mencirim Pasar Lama Desa Lalang ini diserahkan ke Polsek Medan Sunggal.

Menurut Kapolsek Medan Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK, peristiwa penjambretan itu terjadi saat korbannya, Yenny (31) warga Jalan Pasar Gang Buntu, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal baru pulang kerja melintas di TKP dengan berjalan kaki.

“Saat itu korban membawa tas disandang di tangan sebelah kanannya. Tiba-tiba dari arah belakang datang kedua tersangka dengan mengendarai sepeda motor RX-King BK 5862 RM dengan posisi tersangka Guru mengendarai sepeda motor dan Ahmad Fahreja berada di boncengan.

Kemudian tersangka Fahreja yang berada di boncengan menarik tas sandang milik korban dan berhasil menguasai tas tersebut. Korban yang mengetahui tasnya dirampas langsung berteriak jambret,” kata Daniel.

Mendengar teriakan itu, sambung Daniel, tersangka Guru langsung memacu laju sepeda motornya ke arah Kompleks Perumahan Cina. Salah seorang pengendara sepeda motor yang mengetahui kejadian itu langsung memalangkan sepeda motornya agar kedua tersangka tak dapat kabur.

Melihat itu, kedua tersangka tak memperdulikannya. Bahkan kedua tersangka menabrak sepeda motor yang dipalangkan itu. Akibatnya, kedua tersangka terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.

“Mereka sempat bangun lalu kembali melarikan diri. Namun warga yang melihat kejadian itu langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap mereka. Sebelum diserahkan, kedua tersangka sempat dipukuli oleh massa,” ujar Daniel. (Iwan)

Berikan Komentar