Ini Kronologi Penangkapan Sri Bintang

oleh -454 views

garudaonline – Jakarta | Aktivis Sri Bintang Pamungkas ditangkap pasukan Brimob dari Polda Metro Jaya, Jumat, 2 Desember 2016. Penangkapan dilakukan karena pendiri Partai Uni Demokrasi Indonesia itu diduga makar.

Istri Sri Bintang, Ernalia, mengatakan pasukan Brimob mulai mendatangi rumahnya pada pukul 06.00 WIB. Ada empat mobil yang datang pada mulanya. “Ada enam polisi yang menerobos masuk,” kata dia saat dihubungi Tempo, Jumat, 2 Desember 2016.

Keenam polisi itu lalu mengatakan ingin menangkap Sri Bintang karena diduga makar. Mereka menunjukkan surat penangkapan.

Sri Bintang yang saat itu sedang minum kopi terkejut dengan kehadiran anggota polisi. Dia meminta waktu hingga salat Jumat namun ditolak.

Akhirnya Sri Bintang menego agar diberi waktu untuk makan, mandi, dan ganti baju. Namun, kata Ernalia, polisi mulanya masih tak mengizinkan. Mereka bahkan mengeluarkan borgol.

Melihat polisi akan memborgolnya, Sri Bintang sontak berdiri dari tempat duduknya. “Kalian pikir saya akan lari?” ujar Ernalia dengan nada tinggi menirukan suaminya.

Setelah sempat adu mulut, akhirnya polisi memberikan waktu kepada Sri Bintang untuk makan, mandi, dan buang air. Selama menunggu, Ernalia mengatakan ada empat mobil brimob lagi yang datang. Puluhan polisi memenuhi rumah Sri Bintang. “Mereka berdiri semua. Saya bilang, maaf kursi saya kurang,” katanya.

Ketika sudah siap, Sri Bintang langsung dibawa ke Kelapa Dua Brimob. Menurut Ernalia, ada tokoh-tokoh lain yang turut ditangkap. Di antaranya adalah Kivlan Zein, Rachmawati, Aditya Warman, Rata Sarumpaet, Ahmad Dhani, dan Rizal Kobar. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi dari yang bersangkutan.(TM)

Berikan Komentar