Ini Penjelasan Polda Sumut Terkait Foto Warga Sipil Gunakan Seragam Polri dan Atribut Brimob

oleh -689 views

garudaonline – Medan | Beberapa media sosial viral dengan foto warga keturunan Tionghoa yang menggunakan pakaian dinas Polri dengan atribut Satuan Brimob Polda Sumut di jejaring sosial.

Dalam foto tersebut, sembilan orang warga keturunan Tionghoa terlihat berdiri rapi dalam pose berfoto.

“Itu foto lama, sekitar tahun 2006. Saat ini mereka tidak bekerjasama lagi dengan Polda Sumut,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Selasa (20/12/2016).

Hasil penelusuran Humas Polda Sumut terkait peredaran foto warga sipil yang menggunakan seragam Polri dengan atribut Brimob, perlu dijelaskan beberapa hal antara lain:

1. Yanma Polda Sumut pernah menjalin kerja sama dengan mereka sekitar tahun 2006. Mereka ikut membantu tim korps musik Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sumut yang dulu disebut Denma Polda, tanpa diberikan honor atau gaji. Jadi mereka murni hanya membantu Korps Musik Denma Polda.

2. Mereka tampil bersama tim Korps Musik (Korsik) Yanma Polda Sumut dalam acara acara besar yang dilaksanakan Polisi seperti 1 Juli dan pelantikan siswa di SPN Polda Sumut Sampali.

3. Foto itu diambil ketika usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara 1 Juli yang diperkirakan sekitar tahun 2006. Karena tampil dalam kegiatan Polri, mereka diberikan seragam Polri dengan sejumlah ketentuan seperti hanya boleh digunakan ketika acara berlangsung. Seragam tersebut tidak boleh digunakan diluar lokasi kegiatan Polri yang diikuti. Apalagi di tempat umum.

4. Namun kerja sama dengan Yanma Polda Sumut itu dihentikan karena personel (Korps Musik) Korsik Yanma Polda Sumut sudah cukup.

Dengan adanya penjelasakan tersebut, Rina berharap kepada masyarakat dapat mengerti terkait beredarnya foto yang sempat viral di media sosial tersebut.

(g/01)

Berikan Komentar