Janji Hefriansyah di Hari Terakhir Melihat Hulman Sitorus

oleh -741 views

garudaonline – Siantar | Sabtu (10/12/2016), merupakan acara adat sekaligus pengebumian jenazah Calon Wali Kota Siantar, Hulman Sitorus. Bertempat di rumah duka, Jalan Mual Nauli, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, ribuan orang datang untuk memberikan kata penghiburan dan melihat terakhir kalinya jenazah Wali Kota Siantar periode 2010-2015 ini.

Hefriansyah yang merupakan pasangan Hulman pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Susulan Siantar 16 November 2016, turut memberikan kata-kata penghiburan pada keluarga almarhum.

Dia menyebutkan, bahwa setiap tindakan yang akan dilakukannya kedepan, dirinya akan meminta petunjuk kepada istri almarhum, Rusmiati Rumanna boru Pardosi.

Hefriansyah juga berjanji akan selalu hadir ke rumah almarhum untuk sekedar memberikan penghiburan.

“Kita akan selalu hadir menghibur Ibu Hulman Sitorus, bukan besok, bukan minggu depan tetapi untuk tahun-tahun selanjutnya,” sebut Hefriansyah.

Selain itu kata Hefriansyah, dirinya dalam memlakukan setiap keputusan akan selalu bertanya kepada istri almarhum.

“Nyawa dan fisik beliau sudah tidak ada tetap rohnya selalu bersama kita dan mendampingi kita. Dulu waktu bertemu dengan masyarakat, saya selalu bilang bahwa beliau ada orang yang baik. Saya berjanji setiap nanti dalam melalukan keputusan akan selalu meminta petunjuk dan restu orang yang paling dicintai beliau, yaitu Ibu Hulman Sitorus,” sebutnya.

Hefriansyah juga mengharapkan agar setiap tanggal 8 Desember di Kota Siantar dilakukan penaikan bendera setengah tiang.

“Tanggal 8 Desember tahun 2015 kita semua terkejut dengan penundaan Pilkada. Dan di tanggal 8 Desember 2016 kita juga semua terkejut dengan kabar kepergian Bapak Hulman Sitorus. Untuk itu saya berharap jika berkenan eksekutif dan legislatif untuk memasang bendera setengah tiang setiap tanggal 8 Desember,” tutupnya.

Sementara itu, salah seorang pejabat Pemko Siantar, Resman Panjaitan menyebutkan bahwa almarhum merupakan sosok pemimpin yang dapat mengayomi.

“Bapak ini adalah orang yang sangat baik, semuanya difikirkan. “Tidur jam 3 pagi tapi bangunnya jam 5 pagi, tapi dia tidak pernah menunjukkan atau marah kepada orang yang membuatnya sakit hati. Banyak hal yang sulit untuk ditiru dari bapak ini,” ucap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Siantar.(HT)

Berikan Komentar