Jenguk Anak Sakit, Parbetor Ini Malah Diusir dari RSUD dr Pirngadi

oleh -434 views

garudaonline, Medan | Miris nasib yang menimpa M Sofyan, warga Jalan Sekata, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat, Rabu (16/11/2016). Ketika hendak mengunjungi anaknya yang mendapat perawatan di RSUD dr Pirngadi Medan, parbetor ini tidak dibolehkan parkir di rumah sakit milik Pemko Medan itu.

Kejadian berawal saat M Sofyan hendak memarkirkan betornya di RSUD dr Pirngadi Medan. Namun dia dihampiri oleh salah seorang wanita bertubuh gempal yang diketahui sebagai petugas parkir di sana.

“Dia datangi saya, terus dia bilang gak boleh parkir di sini,” ujar Sofyan yang ingin menjenguk anaknya Indah Soraya, 15, yang sedang mendapatkan perawatan di Ruang Asoka, Lantai 2, rumah sakit itu.

Sofyan mengaku sempat menjelaskan kepada jukir tersebut bahwa kedatangannya bukan untuk mencari penumpang, melainkan menjenguk anak ketiganya yang sedang sakit.

“Padahal sudah saya bilang sama dia. Saya kemari bukan cari penumpang, tapi mau nengok anak yang sakit. Terus dia bilang, gak boleh parkir. Saya tanya, siapa yang melarang? Rumah sakit, katanya,” urai Sofyan.

Akhirnya Sofyan pun mengalah dan memarkirkan betornya di luar area rumah sakit atau tepatnya di pinggir Jalan Sibolangit.

Sementara itu, Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin Angin menjelaskan, memang ketentuan rumah sakit tidak membolehkan betor parkir di area rumah sakit.

Hal ini dilakukan agar tidak menghalangi pasien darurat yang ingin mendapatkan perawatan. Namun, kata dia, untuk kasus seperti ini, dirinya meminta agar jukir selektif.

“Memang itu sudah aturannya. Kalau memang ada seperti itu, kita minta petugasnya harus selektif. Kan tidak mungkin pulak petugas itu ngeceknya langsung,” bebernya. (Fidel)

Berikan Komentar