Kabareskrim Janji Periksa Ahok Soal Al Maidah 51

oleh -209 views

garudaonline – Jakarta | Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono berjanji akan melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan penistaan agama. Pernyataan tersebut dilontarkannya di tengah ribuan massa kelompok Aksi Bela Islam yang menggelar aksi menuntut penangkapan Ahok.

“Kita akan melakukan pemeriksaan kepada Pak Gubernur. Mohon doa restu,” kata Ari di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/10).

Ari Dono mengungkapkan, sejauh ini Bareskrim Polri juga tidak tinggal diam. Pihaknya sudah melakukan langkah pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti setelah laporan dari masyarakat masuk ke Kepolisian.

Sebelumnya, Ari Dono melakukan perundingan bersama para ulama yang merupakann bagian dari kelompok aksi tersebut. Rudingan tersebut dilakukan selama kurang lebih 30 menit, sebelum akhirnya Ari Dono menyampaikan poin-poin hasil pertemuan tersebut.

Seperti diketahui, sejumlah massa yang tergabung dalam kelompok Aksi Bela Islam menggelar aksi unjukrasa. Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah, khususnya aparat penegak hukum mempercepat proses hukum Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Itu tak lain karena Ahok dianggap telah menistakan Agama Islam dan Alquran terkait pernyataannya tentang Surat Almaidah ayat 51.

Jadi Lautan Sampah

Jalan Medan Merdeka Timur berubah menjadi lautan sampah usai unjuk rasa ‘Bela Islam’ yang digelar oleh sejumlah ormas Islam, Jumat (14/10/2016). Para demonstran seenaknya membuang sampah di sepanjang jalan protokol Ibu Kota itu.

Mirisnya, ketika unjuk rasa berlangsung, banyak turis asing yang melewati jalanan di jantung Ibu Kota itu. Mereka hanya bisa geleng-geleng kepala ketika melihat jalanan ibu kota Indonesia itu dipenuhi sampah.

Namun, tak berselang lama setelah puluhan ribu demonstran membubarkan diri, para pasukan oranye langsung membersihkan dengan sigap. Mereka dengan cepat mengangkat sisa sampah itu sehingga tak sampai satu jam, jalanan di Balai Kota DKI Jakarta itu kembali bersih.

Untuk diketahui, unjuk rasa kali ini menuntut pengusutan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama (Ahok). Massa meminta kepolisian untuk menangkap dan memenjarakan Ahok.(BS)

Berikan Komentar