Karyawan Pabrik Besi Tewas Tertimpa Lempengan Baja, Kepala Remuk

oleh -1.010 views
Korban tewas di tempat setelah tertimpa lempengan baja yang diperkirakan beratnya mencapai 5 ton

garudaonline, Medan | Seorang karyawan pabrik besi di kawasan Jalan Letda Sunjono, Medan tewas setelah tertimpa lempengen baja. Korban tewas dengan kondisi sangat mengenaskan, kepada remuk akibat tertimpa lempengan baja yang beratnya diperkirakan mencapai 5 ton itu.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi di gudang besi milik Ahua (40) di kawasan Jalan Bambu Runcing No 24, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (16/11/2016) sore tadi.

Sore itu korban, Suheri (26) warga Jalan Pematang Jambu, Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, bersama kernetnya (belum diketahui identitasnya) dengan mengendarai mobil pick-up L-300 BK 9682 BQ datang ke gudang milik Ahua untuk mengantar beberapa lembar plat baja pesanan Ahua.

Sesampainya di gudang Ahua, korban dibantu kernetnya hendak menurunkan lempengan baja sepanjang 4 meter dengan tebal 10 centimeter yang dibawanya. Karena ukuran dan berat lempengan baja yang dibawanya tidak bisa diturunkan menggunakan tangan, korban mencoba menurunkan dengan menggunakan mobil crane milik Ahua.

Namun sial, saat diangkat lempengan baja yang sudah diikatkan dengan rantai besi ke mobil crane itu, tiba-tiba rantai yang diikatkan itu terputus sehingga lempengan baja yang sudah dengan posisi terangkat tadi jatuh namun tidak dengan posisi tertidur, melainkan masih berdiri.

“Besi plat itu jatuh ke lantai, cuma gak langsung tertidur tapi plat itu masih berdiri. Di situlah korban mencoba berlari untuk menyelamatkan diri ke arah belakang.

Nahasnya besi plat itu jatuhnya bukan ke depan melainkan jatuh ke belakang mengikuti arah larinya korban. Seketika kepala korban tertimpa, akibatnya kepala korban remuk dan tewas di tempat,” kata salah seorang pekerja di gudang Ahua mengaku bernama Bembeng (30).

Mengetahui kejadian itu, Ahua langsung menghubungi pihak kepolisian, tak berapa lama personel Polsek Medan Timur tiba di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lalu mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Pirngadi Medan. (g/01)

Berikan Komentar