Kawanan Begal Beraksi di Simpang Alfalah-SM Raja Medan

oleh -332 views

garudaonline – Medan | Enam anggota kawanan begal bersenjata tajam (sajam) beraksi di Persimpangan Jalan Alfalah-SM Raja, Medan, Sumatera Utara, Kamis (8/12/2016) malam.

Dalam aksinya, mereka merampas sepeda motor dan handphone milik dua mahasiswa Budi Darma, Ahmad Fauzi (21) warga Rantauprapat, Kabupaten Labuhan Batu dan Pardian (21) warga Jalan Kebun Kopi, Mariendal, Kabupaten Deliserdang.

Keterangan diperoleh di Mapolsek Patumbak, Jumat (9/12/2016) siang, aksi pembegalan itu terjadi sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu kedua korban hendak ke rumah Pardian sekembalinya dari rumah teman kuliah mereka di kawasan pusat kota.

Namun, ketika melintas di dekat persimpangan traffic light simpang Alfalah-SM Raja, sepeda motor mereka dipepet enam pria berbonceng tiga sepeda motor jenis matic.

Para pelaku langsung memegang stang sepeda motor yang dikemudikan Fauzi dan menyuruhnya untuk berhenti sambil menodongkan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Ancaman itu membuat kedua korban ciut hingga dimanfaatkan pelaku lainnya untuk merampas paksa sepeda motor dan handphone mereka. Setelah itu, keduanya langsung kabur.

Kedua korban sempat berteriak rampok, namun tak seorangpun warga yang bisa melakukan pengejaran. Sebab, proses perampokan itu berlangsung cepat dan suasana jalanan tergolong agak sepi.

“Awalnya pascakejadiaan itu, kami langsung mendatangi Polsek Medan Kota. Tapi, karena wilayah hukumnya di Patumbak, petugas sana menyuruh kami melapor ke sini (Polsek Patumbak) dan menyuruh kami membawa surat-surat sepeda motor yang dirampas komplotan perampok itu.

Namun, karena sepeda motor itu masih kredit dan shoowroom-nya di kampung, saya terpaksa pulang dulu mengurus surat-suratnya. Hari inilah saya dan teman saya baru bisa membuat laporan,” terang Ahmad Fauzi kepada petugas, mengaku dirinya kos di rumah Pardian.

Petugas SPKT Polsek Patumbak yang menerima laporan korban langsung mengambil keterangannya dan Pardian sebagai saksi. Kini, petugas menyelidiki pelaku pembegalan tersebut.

(g/10)

Berikan Komentar