Kawasan Perbukitan Danau Toba Kembali Terbakar

oleh -649 views

garudaonline – Humbahas | Pohon dan semak belukar di kawasan perbukitan Danau Toba di Bakara, tepatnya di Desa Marbun Dolok, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) kembali terbakar, Rabu (5/10).

Kobaran api diketahui warga sudah menyala sejak pukul 11.00 WIB. Hingga pukul 17.30 WIB api masih tampak menyala dan belum dipadamkan. Selain medan perbukitan yang terjal, tiupan angin juga memicu api terus menjalar hingga ke atas perbukitan arah kawasan Nahornop Kecamatan Pollung. Belum diperoleh keterangan resmi penyebab kebakaran.

“Tadi sekitar pukul 11.00 WIB, asap sudah mengepul dan sudah terlihat dari jarak sekitar 5 kilometer. Saya melihat dari bukit Desa Siunongunong Julu,” kata salah seorang warga yang mengaku bermarga Purba kepada wartawan.

Dia menjelaskan keberadaan pepohonan di pegunungan yang mengelilingi Danau Toba di daerah itu memang memang kerap terbakar. Diungkapkannya, sejauh ini belum ada langkah dari pemerintah untuk memadamkan api dan mengantisipasi kebakaran. Terlebih pada musim kemarau yang berkepanjangan saat ini di daerah itu.

“Memang setiap musim kemarau semak belukar dan pohon di sekitar pegunungan ini kerap terbakar, kami tidak tahu api itu berasal dari mana. Yang jelas kawasan hutan di daerah sini sering terbakar. Padahal di sejumlah titik sudah ada imbauan untuk mengantisipasi kebakaran hutan,” terangnya.

Dia berharap, peran pemerintah dalam hal pengawasan hutan lebih diperhatikan dan ditingkatkan lagi, terlebih telah ditetapkannya kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata nasional.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Humbahas, Ir. Tumbur Hutagaol membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kebakaran lahan hutan di perbukitan Danau Toba di Bakara tersebut terjadi di sekitaran Desa Marbun.

Dia mengaku, kondisi api yang ada di perbukitan membuat pihaknya kesulitan untuk melakukan pemadaman. Namun kata dia, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan asal usul sumber api. “Iya, kita sedang menyelidiki asal sumber api,” terangnya.

Disingung soal luas lahan yang terbakar, Tumbur  belum mengetahui pasti luas lahan dan jumlah pepohonan yang terbakar. “Terkait luas lahan kita belum tahu pasti. Namun kita masih terus memantau dan sedang melakukan monitoring,” pungkasnya. (hsb)

Berikan Komentar