Kelakuan Sertu Muhibbat Sangat Memalukan, Sampai Pangdam Minta Maaf

oleh -379 views
Pangdam I/BB, Mayjen TNI Lodewyk Pusung

garudaonline – Medan | Panglima Kodam I Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayjen TNI Lodewyk Pusung meminta maaf atas kelakuan oknum TNI Sertu Muhibbat yang telah melakukan pemukulan terhadap personel Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungbalai, Briptu Darwan Girsang, pada Rabu (28/12/2016) dini hari.

“Atas nama Kodam I Bukit Barisan, sebagai Pangdam saya mohon maaf kepada rekan-rekan kepolisian atau BNN atas perbuatan tindakan oknum prajurit yang sangat memalukan tersebut,” kata Pangdam usai latihan menembak, Kamis (29/12/2016).

Pangdam menyebutkan, secara khusus pihaknya juga telah meminta maaf kepada Kepala BNN Sumut, Brigjen Pol Andi Loedianto. Dia juga meminta agar kepala BNN Sumut membuat surat sebagai dasar bagi dirinya untuk melakukan pemecatan terhadap oknum tersebut.

“Saya meminta agar masyarakat melakukan koreksi dan melaporkan ke kami jika ada pelanggaran yang dilakukan anggota. Selama 2016 kami telah melakukan pemecatan terhadap 47 personel yang terlibat dalam kasus narkoba. Selain itu juga ada 141 yang masuk dalam proses pemecatan karena melakukan pelanggaran, termasuk Sertu Hanibat,” bebernya.

Insiden memalukan yang dilakukan oleh oknum prajurit TNI di Kantor BNN Kota Tanjungbalai telah dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku di Pom DAM I Bukit Barisan.

Kejadian berawal saat BNN Kota Tanjungbalai melakukan swepping narkoba di Hotel Suranta Permai, Jalan Sudirman, Tanjung Balai dan mengamankan 11 orang pengunjung untuk diperiksa.

Kemudian oknum tersebut mendatangi Kantor BNN Kota Tanjungbalai. Pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap salah seorang personil BNN Kota Tanjungbalai.

Petugas BNN tersebut terluka di kepala. Penganiayaan itu diduga dipicu ketidaksenangan Sertu M dengan razia yang digelar di tempat hiburan malam di Hotel Suranta Permai, Jalan Sudirman, Tanjungbalai.‬

Atas insiden itu, Pangdam langsung memerintahkan agar Asistel melakukan test urine terhadap pelaku. Benar saja dari hasil pemeriksaan urine dinyatakan positive. Untuk selanjutnya terhadap pelaku yang kini telah diproses oleh POM DAM I Bukit Barisan dan selanjutnya direkomendasikan untuk di pecat.

(fidel)

Berikan Komentar