KUPJ vs Grand Max: Supir Terjepit Tewas

oleh -1.012 views

garudaonline – Simalungun | Kecelakaan terjadi di Jalan Medan, Simpang Kampung Dolok Ayan, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sabtu pagi (17/12/2016), melibatkan mobil penumpang KUPJ dan mobil pick up Grand Max.

Informasi yang didapat dari seorang pengendara yang tengah melintas, Aris via sambungan selulernya mengatakan kecelakaan mengakibatkan sejumlah penumpang alami luka.

Sejumlah penumpang alami luka dan berhamburan keluar dari dalam KUPJ. Sedangkan seorang pengemudi Grand Max, belum diketahui identitasnya terjepit di dalam mobil.

“Lihatnya pas lewat, KUPJ nya masuk rambung (kebun karet). Grand Max nya di pinggir jalan, supirnya kejepit masih di dalam mobil,” kata karyawan swasta ini.

Belum diketahui bagaimana peristiwa itu bisa terjadi. Namun menurutnya, kecelakaan juga melibatkan 1 unit sepeda motor motor jenis Supra yang dikendarai seorang wanita.

Dari beberapa gambar yang didokumentasikan Aris, tampak sejumlah penumpang KUPJ alami luka. Bahkan seorang diataranya wanita, berlumuran darah di bagian wajah. “Bagian depan (KUPJ) yang rusak,” katanya.

Selain itu, sebuah gambar juga menunjukkan supir mobil Grand Max masih terjepit. “Iya, supirnya masih kejepit, bagian depan mobilnya ringsek parah,” sebut Aris.

Akhirnya Tewas

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) melibatkan 1 unit mobil pick up Grand Max nomor polisi (nopol) BK 9426 CG kontra mobil penumpang KUPJ nopol BK 7035 DO. Peristiwa itu menewaskan supir Grand Max, Togap Hutagalung (49) setelah sebelumnya terjepit.

Insiden ‘laga kambing’ ini terjadi di Jalan Medan, Simpang Batu Silangit, Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun (sebelumnya Simpang Kampung Dolok Ayan), Sabtu (17/12/2016) sekira pukul 07.30 WIB.

Sat Lantas Polres Simalungun melalui Kanit Laka Ipda J Silalahi menuturkan, kejadian mengakibatkan beberapa dari penumpang KUPJ mengalami luka. Sedangkan supirnya, Oloan Sinaga (42) warga Jalan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, alami luka ringan.

“Supir pick up meninggal dunia di lokasi dan sudah dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih, Kota Siantar. Beberapa penumpang KUPJ saat ini dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Mina Padi, Beringin,” ungkapnya.

Insiden tabrakan bermula ketika mobil pick up melaju dari arah Medan menuju Siantar. Diduga saat berkendara supir kurang hati-hati sehingga menghantam KUPJ yang datang dari arah berlawanan.

Kerasnya benturan mengakibatkan kedua kendaraan rusak parah di bagian depan. Mobil KUPJ masuk ke dalam kebun karet, sedangkan mobil pick up berhenti di tepi jalan.

Petugas unit laka yang mengetahui kejadian iti, tak lama kemudian tiba di lokasi dan mengevakuasi jenazah korban. “Kasusnya sudah ditangani, kerugian materil mencapai Rp 30 juta,” tandas Silalahi.(HT/bs)

Berikan Komentar