Lamaran Ditolak, Ayah Tiga Anak Larikan Anak Gadis Tetangga

oleh -647 views
SA diduga dibawa kabur ayah tiga anak

garudaonline, Medan | SA (19), gadis berparas cantik warga Jalan Garu II B Gang Bakti, Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas ini menghilang dari rumahnya sejak Senin (7/11) lalu. Keluarga korban menduga, SA dibawa kabur Nr (33), yang merupakan tetangga dekat mereka.

Dugaan itu diungkapkan Ernida Wati Rahayu, ibunda SA saat ditemui awak di kediamannya, Jalan Garu II B Gang Bakti, Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (13/11) sore.

Kata Ernida, Siti merupakan anak perempuan satu-satunya. Kepergian gadis itu bermula pada Senin (7/11) malam. Saat itu, Siti mengajak sepupunya, Putri untuk makan bakso di Jalan Garu II B, persis di depan Gang Mesjid.

Namun di tengah perjalanan, keduanya bertemu Nr. Saat itu, Nr mengajak mereka naik becaknya. Namun Putri langsung menolak ajakan itu. Karena itu, Nr berbisik-bisik kepada SA.

Setelah itu, Nr pergi dengan becaknya, sedangkan SA dan Putri melanjutkan perjalanan ke warung bakso di sekitar tempat tinggal mereka. Namun, di tengah perjalanan niat mereka terhenti karena SA mengajak Putri untuk mengambil uang terlebih dulu ke tempat bosnya di Jaka Ponsel depan Universitas Muslim Nusantara (UMN).

Keduanya pergi naik becak. Namun anehnya, setelah mendapatkan uang sebesar Rp450 ribu dari bosnya, SA tiba-tiba menyuruh Putri pulang. Sedangkan dia pamit untuk pergi dan menginap ke tempat kawannya.

“Dibilang si Putri, katanya dia disuruh pulang duluan karena SA mau pergi ke rumah kawannya. Alasannya, ada urusan,” tutur Ernida menirukan perkataan Putri.

Kepergian SA kemudian dilaporkan Putri ke Ernida. Ernida berang dan langsung menghubungi nomor handhpone putrinya itu, tapi sudah tidak aktif. Ernida hanya bisa pasrah, berharap anak kesayangannya itu kembali.

Ernida yakin, putri cantiknya telah dibawa lari tetangganya Nr. Sebab, pada Senin (7/11) itu juga, Nr sempat datang ke rumahnya berniat mau melamar SA, namun ditolak Ernida.

“Si Nr memang ada datang ke rumah mau ngelamar anak ku, tapi kutolaklah. Mana mungkin ku kasih anak ku sama dia. Dia sudah anak 3 bang, lagian istrinya masih ada kerja di Malaysia,” kesal Ernida.

Setelah ditunggu hingga Rabu (9/11) lalu tak kunjung pulang, akhirnya Ernida melaporkan peristiwa itu ke Polsek Patumbak dengan Nomor LP/969/XI/2016/SU.
Dia berharap, polisi bisa segera menemukan keberadaan putrinya itu.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak AKP Fery Kusnady ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

“Ia memang ada kita terima laporannya. Saat ini masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (g/10)

Berikan Komentar