Lapor, Pidie Jaya Krisis Air Bersih

oleh -182 views
Warga korban gempa mengungsi sementara ke tempat yang dianggap lebih aman di Meuredu, Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12) malam. Seluruh warga yang menetap di Kabupaten Pidie Jaya memilih membuat tempat pengungsian darurat di halaman rumahnya dan sebagian lainnya mengungsi ke bangunan atau lokasi yang dianggap aman karena gempa susulan masih terjadi didaerah itu.

garudaonline РJakarta | Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa yang mengguncang Pidie Jaya, Aceh, pada Rabu lalu menyebabkan krisis air bersih di daerah itu. Gempa berkekuatan  6,5 Skala Ritcher itu menyebabkan sumur kering dan kotor.

“Akibat gempa sumurnya kering, ada juga yang dangkal, hitam, keruh. Tidak layak konsumsi,” kata Sutopo di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu, 10 Desember 2016.

Sutopo mengatakan keringnya sumur membuat kebutuhan air bersih tidak bisa terpenuhi. Saat ini BNPB sedang mengupayakan mengirim tangki air dan membangun hydrant di sejumlah tempat.

Menurut Sutopo, krisis air bersih menimbulkan efek berkepanjangan. Penyakit akan mulai berdatangan. “Air bersih kebutuhan mendesak.”

Selain air bersih, tim yang diterjunkan untuk membantu pada masa tanggap darurat juga berupaya mencari aliran listrik. Sehingga nantinya air tanah bisa diambil dengan menggunakan pompa.

Sutopo menjelaskan pasokan listrik di Pidie dan Bireun 100 persen menyala. Namun, di Pidie Jaya, ada delapan travo yang belum menyala.(IN)

Berikan Komentar