Malu Ketahuan Selingkuh, Guru SD Gantung Diri

oleh -1.494 views

garudaonline – Ponorogo | Sumardi (43) tak pernah mengira perselingkuhannya bisa ketahuan oleh pihak lain. Karena tak mampu menahan malu, Sumardi yang merupakan seorang guru SD ini akhirnya nekat untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Aksi bunuh diri yang dilakukan oleh Sumardi diketahui pertama kalinya oleh ibu kandungnya, Nyani (70). Kala itu, sang ibu menemukan jenazah Sumardi, warga Desa Binade, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponogoro ini, tergantung di salah satu pohon cengkih.

“Korban ditemukan sudah tewas gantung diri oleh ibu kandungnya, Nyani, di kebun cengkih milik Suwandi. Diduga korban nekat bunuh diri karena malu aibnya berselingkuh dengan tetangganya ketahuan mertuanya,” ujar Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, Senin (7/11/2016).

Sudarmanto menceritakan, kasus itu bermula ketika ibu mertua Sumardi, Jarmini menanyakan hubungan gelap korban dengan tetangganya bernama Payem, Kamis (3/11/2016) malam.

Rencananya kasus perselingkuhan itu diselesaikan secara kekeluargaan. Namun Sumardi meninggalkan rumahnya tanpa pamit, Sabtu (5/11/2016) dini hari dan ditemukan sudah tewas gantung diri.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelah diperiksa tim medis dari Puskesmas Ngrayun, dipastikan korban meninggal karena murni bunuh diri.(KR)

Berikan Komentar