Mantan Polisi Sindikat Narkoba Tewas Dalam Penyergapan di Asahan

oleh -646 views

garudaonline – Asahan | Mantan polisi anggota sindikat pengedar narkoba jaringan internasional (Malaysia – Jakarta – Medan), Bagianta Tadius Bangun tewas dalam penyergapan di jalan lintas sumatera (Jalinsum) tepatnya di depan Mapolres Asahan, Kamis (26/1/2017) malam.

Mantan personel Polres Tanah Karo yang dipecat pada 2015, pangkat terakhir Briptu
ini tewas dengan luka tembak di bagian dada dan paha. Dia ditembak personel Polres Asahan karena mencoba kabur saat akan ditangkap bersama tiga orang temannya, dua di antaranya wanita.

Kapolres Asahan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan keempat orang yang ditangkap antara lain Briptu Bagianta Tadius Bangun (BBG), AJT ES dan RAL. Namun Briptu Bagianta Tadius Bangun meninggal akibat luka tembak saat penangkapan.

“Berdasarkan pengembangan perkara dari Polres Metro Jakarta Barat didapat informasi bahwa akan ada narkoba masuk dari Tanjungbalai menggunakan kapal,” ucapnya, Jumat (27/1/2017).

Dia mengatakan dari informasi itu, lalu dilakukan penyelidikan ke Tanjungbalai dan dicurigai sebuah mobil Avanza nopol BK 1083 IC yang membawa empat orang dari Tanjungbalai menuju Medan.

“Tim langsung melakukan razia di depan Mako Polres Asahan Jalan Raya Lintas Sumatera. Tepat pada Kamis (26/1/2017) pukul 21.00 WIB, mobil avanza BK 1083 IC mendekat lokasi razia di depan mako Polres,” jelasnya.

Lanjutnya, polisi melakukan penghadangan dan memerintahkan penumpang mobil untuk keluar dengan mengangkat tangan. Namun kendaraan Avanza yang dikemudikan Briptu Bagianta tidak berhenti. Sebaliknya melarikan diri, dengan kecepatan tinggi.

“Sempat diberikan tembakan peringatan ke atas dan pengemudi kendaraan avanza BK 1083 IC tetap tidak berhenti. Selanjutnya tembakan diarahkan ke pengemudi Avanza BK 1083 IC. Lalu mobil menabrak truk dan langsung berhenti,” ungkapnya.

Setelah mobil berhenti, katanya, kemudian dilakukan pengepungan. Penumpang mobil yang berjumlah empat orang diperintahkan untuk menyerah. Dari penggeledahan ditemukan sabu dengan berat 7 Kg.

“Setelah diamankan dan dilakukan penggeledahan, ditemukan sabu-sabu dalam dua tas dengan berat 7 Kg yang dibalut lakban,” bebernya.

(fidel)

Berikan Komentar