Massa Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Tobasa

oleh -288 views

garudaonline – Medan | Puluhan Massa dari Suara Rakyat Peduli Tobasa mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Ryiko Amelza Dahniel untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolres Tobasa.

Massa menilai, Kapolres tidak mampu menyelesaikan berbagai masalah seperti, galian C, judi dan dugaan pungutan liar (Pungli).

“Maraknya galian C, judi dan dugaan Pungli di Tobasa yang sepertinya dibiarkan oleh aparat penegak hukum dengan sikap kurang bersahabat  kepada aktivis dan pemerhati baik juga sikap tidak netral kepada seluruh lapisan masyarakat,”tegas Koordinator Aksi, Apen Manurung dalam orasinya, Kamis (24/11) di Mapoldasu.

Lebih lanjut, Tobasa yang merupakan tanah leluhur bangsa batak saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Kerusakan lingkungan karena aktifitas tambang galian C ilegal sangat meresahkan warga.

“Bukan itu saja, beberapa perlakuan melemahkan hukum juga diduga dilakukan Kapolres Tobasa, AKBP Jidin Siagian dengan melakukan dugaan tangkap lepas penambang liar yang ada di Tobasa. Sehingga ada dugaan indikasi pelanggaran hukum,”ucapnya.

Atas permasalahan ini, lanjut Apen, pihaknya meminta Kapoldasu segera menegakkan supremasi hukum di Tobasa tanpa tebang pilih, menyelamatkan aset Tobasa dari maraknya galian C ilegal.

“Kembalikan Tobasa yang dulu kondusif dan tidak meresahkan masyarakat dan perlakuan hukum yang tidak adil. Tobasa juga menginginkan pemimpin Kepolisian yang adil dan jujur serat menegakkan wibawa hukum. Dan selamatkan generasi muda Tobasa dengan menindak dan menertibkan judi togel dan jackpot,”jelasnya.

Setelah berorasi 7 orang perwakilan massa diterima oleh Kasubbid PID, AKBP Jahiras Manurung. Dalam perundingan itu, disepakati, aspirasi massa akan disampaikan ke pimpinan di Poldasu. Selain itu, Poldasu juga akan membentuk tim untuk menelusuri kebenaran informasi yang disampaikan massa, terangnya.(Har)

Berikan Komentar