Mayat di Perkebunan PT Socfindo Diduga Kuat WN Malaysia

oleh -688 views
Mayat Mohd Ladzim Bin Abdullah, WN Malaysia yang ditemukan di Dusun III Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai.

garudaonline, Sergai | Mayat laki-laki yang ditemukan di areal Perkebunan PT Socfindo Dusun III Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, Rabu (16/11/2016) pagi tadi diduga kuat bernama M Ladzim Bin Abdullah, kelahiran 4 Juni 1951.

Dugaan tersebut muncul setelah personel Reskrim Polsek Teluk Mengkudu, Polres Sergai yang melakukan penyelidikan, menemukan secarik kertas bokingan tiket Pesawat Malaysia Airlines di saku celana kanan pria yang ditengarai warga Kuala Selangor, Malaysia itu.

Saat ditemukan, kertas bokingan tiket pesawat itu sudah mulai rusak, namun alat bukti petunjuk itu masih dapat terbaca. Di kertas bokingan tiket pesawat itu terlihat jurusan Kuala Lumpur dengan tujuan Kuala Namu untuk keberangkatan, Senin (14/11/2016) pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan bokingan itu, polisi lantas mengecek ke perwakilan Malaysia Airlines di Kuala Namu. Dari situ diketahui, nama yang terdapat di kertas bokingan itu  tidak jadi berangkat dengan jadwal bokingan awal. Namun berangkat dengan pesawat yang sama dan hari yang sama, sementara jam keberangkatan lebih cepat yakni pukul 16.00 WIB.

Setelah itu, polisi mengecek ke Kantor Imigrasi hingga akhirnya ditemukan identitas bernama M Ladzim Bin Abdullah, tinggal di Kuala Selangor, Malaysia. Hal itu juga dibuktikan dengan foto paspor yang sama dengan mayat pria itu.

Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP B Panjaitan kepada awak media, tadi malam, Rabu (16/11/2016) membenarkan semua temuan tersebut. Dia juga menduga kuat mayat pria itu warga Malaysia bernama M Ladzim Bin Abdullah.

“Dari hasil pemeriksaan sementara di RS Brimob Medan ditemukan selembar kertas bokingan tiket pesawat hingga pihak kita melakukan pengembangan dan selanjutnya kita menemukan identitas yang sangat mirip dengan korban dan kita duga kuat korban warga Malaysia,” ujar Panjaitan.

Dikatakan, saat ini pihak Polsek Teluk Mengkudu telah berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Malaysia untuk melaporkan kejadian tersebut kepihak keluarga sesuai alamat yang telah ditemukan.

Lantas disinggung penyebab kematian pria yang diduga bernama M Ladzim Bin Abdullah itu, Panjaitan belum bisa memastikannya karena pihaknya masih menunggu hasil otopsi tim dokter forensik Polda Sumut. (RY)

Berikan Komentar