Mayat Kepala Putus di Parapat Diduga Korban Tabrak Lari

oleh -580 views

garudaonline, Simalungun | Ricardo Manik (37) ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi leher putus di jalan umum Km 36,5 – 37, Tanjung Dolok, Parapat Kabupaten Simalungun, Sumut. Pria ini menjadi korban tabrak lari pasca kabur dari rumahnya di Balige.

Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Sonny Harsono membenarkan kasus itu. Korban yang belakangan diketahui mengalami gangguan jiwa, ditabrak mobil yang melaju dari arah Parapat menuju Pematang Siantar pada Kamis tanggal 27 Oktober 2016.

“Korban meninggal di TKP dengan kondisi tangan terikat rantai besi. Setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, korban diketahui bernama Ricardo Manik. Jenazah dibawa ke RSU Djasamen Saragih untuk divisum,” kata Sonny Harsono, Jumat (28/10/2016).

Menurut Sonny dari pengakuan warga setempat, korban sudah beberapa hari berada di kawasan itu. Kondisi Ricardo dengan tangan terantai dan kerap mampir di warung juga membuat warga takut.

“Dia berjalan linglung. Warga sempat takut mendekatinya. Tapi kita sudah ketemu dengan keluarganya. Dan berdasarkan ciri-cirinya, keluarganya juga membenarkan bahwa korban merupakan Ricardo,” jelasnya.

Informasi yang diperoleh, keluarga korban terpaksa memasung dan merantai tangan Ricardo. Karena pria itu mengalami gangguan jiwa dan membahayakan oranglain. Bahkan dia juga mencoba membakar rumah orangtuanya.

Ricardo sempat ditahan karena membunuh anaknya sendiri. Namun setelah keluar dari penjara, pria ini mengalami gangguan kejiwaan. Tak hanya itu, Ricardo juga membakar rumahnya sendiri.

Namun sekira tiga bulan lalu, Ricardo berhasil kabur dari rumah dengan tangan terantai. Keluarga sempat mencari keberadaannya. Akan tetapi Ricardo menjadi korban tabrak lari. (Fidel)

Berikan Komentar