Mogok Dokter RSUD Djasamen Saragih Berlanjut

oleh -701 views

garudaonline – Siantar | Kondisi RSUD Djasamen Saragih (RSUD) Kota Siantar saat ini cukup memprihatinkan dan diperlukan adanya solusi untuk mengatasi persoalan yang terjadi.

Berdasarkan pantuan di rumah sakit milik Pemko Siantar itu, Senin (21/11/2016), tampak pasien terlihat sepi. Bahkan beberapa Poliklinik tak tampak dokter yang bekerja. Hal ini disebabkan aksi mogok yang dilakukan para dokter masih tetap berlanjut.

Melalui telepon selulernya, salah seorang dokter, Harlen Saragih menyebutkan, mereka masih melakukan aksi mogok. “Kami masih melakukan aksi mogok hingga tuntutan dipenuhi. Karena yang kami inginkan yaitu agar Ria Novida Telaumbanua dicopot dari Direktur Utama (Dirut) RSUD,” sebutnya.

Harlen juga menuturkan, Badan Pengawasan RSUD juga telah memberikan rekomendasi kepada Penjabat (Pj) Wali Kota terkait permasalahan yang dialami rumah skait plat merah tersebut.

“Badan Pengawas juga ternyata telah merekomendasikan agar Ria dicopot, kita tinggal menunggu tindakan dari Pj Wali Kota,” ucapnya.

Ditanya soal pertemuan mereka dengan Pj Wali Kota Anthony Siahaan beberapa waktu lalu, Harlen menyebutkan hingga kini belum ada solusi. “Dia (Pj Wali Kota) hanya menjawab ‘akan saya pelajari dulu’, itu sajanya dibilangnya, dan semua sudah kita jelaskan. Tetapi itulah dijawabnya ‘saya pelajari dulu’,” sebutnya.

Kondisi RSUD semakin memberuka pasca tindakan aksi dari dokter dan perawat tergabung Forum Komunikasi Dokter dan Pegawai RSUD Djasamen Saragihyang melakukan aksi mogok.

Hal ini berdampak seperti beberapa waktu lalu anggota DPRD Kota Siantar Togam Pangaribuan ditolak di RSUD, karena tidak adanya dokter jaga saat dirinya berobat.(HT)

Berikan Komentar